Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Vanenburg Harus Cari Cara Mencetak Gol Jelang Kualifikasi PIala Asia U-23

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 07:21 WIB | Oleh:
Vanenburg Harus Cari Cara Mencetak Gol Jelang Kualifikasi PIala Asia U-23 Doc: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Ket. Pemain Timnas Indonesia U-23 Jens Raven (kiri) berebut bola dengan pemain Vietnam U-23 Van Truong Nguyen pada pertandingan final Piala AFF U-23 2025 di SUGBK, Senayan, Jakarta, Selasa (29/7).

JAKARTA – Jangan hitung laga melawan Brunei yang beda jauh kelas. Selama laga Piala Asean, Tim Indonesia U-23 bermain tidak jelas. Tak ada pola yang kelihatan. Tapi yang paling mencolok, tak mampu mencetak gol. Bagaimana mau juara kalau tidak bisa mencetak gol.

Gol semua hanya “kebetulan.” Gol lawan Filipina hanya dari lemparan, malah bunuh diri juga. Gol lawan Thailang bukan skema serangan, hanya sepak pojok. Jadi, tim ini kesulitan mencetak gol. Gagal juara di rumah sendiri tak hanya memalukan tapi juga menjadi pukulan pahit Tim U-23 Indonesia. Namun, pelatih Gerald Vanenburg menolak larut dalam kekecewaan. Fokus kini dialihkan ke agenda yang lebih besar: Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Langkah Garuda Muda di Piala AFF U-23 2025 terhenti di partai final. Gol tunggal Nguyen Chong Puong membawa Vietnam menang 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Selasa (29/7), dan memastikan hattrick juara setelah sebelumnya meraih gelar pada edisi 2022 dan 2023.

Usai pertandingan, Vanenburg menyoroti satu kelemahan utama yang terus menghantui tim asuhannya: efektivitas di lini depan. “Kalau bicara peningkatan, kami harus mencetak lebih banyak gol. Permainan sudah baik, tapi tanpa gol, semuanya jadi sia-sia,” ujarnya.

Statistik mendukung penilaian tersebut. Meski mencatat jumlah tembakan yang sama dengan Vietnam (tujuh kali, dua ke gawang), Indonesia gagal menciptakan peluang matang.

“Dalam sepak bola, Anda bisa unggul secara permainan, tapi jika tidak mencetak gol, itu tidak cukup,” tegas pelatih asal Belanda itu.

Evaluasi tajam juga datang dari pengamat sepak bola nasional, Gita Suwondo. Menurutnya, Indonesia terlalu bergantung pada penguasaan bola tanpa solusi konkret di sepertiga akhir. “Kita dominan tapi bingung saat masuk kotak penalti. Tanpa Arkhan Fikri, kreativitas sangat terbatas,” ujar Gita.

Arkhan yang baru dimainkan di 10 menit akhir usai absen dua laga sebelumnya, juga dinilai belum kembali ke performa terbaik. “Gerakannya tidak seaktif biasanya. Umpan-umpan pembuka juga hilang. Terlihat belum pulih benar,” tambahnya.

Salah satu sorotan lain adalah lemparan ke dalam Robi Darwis yang kerap dijadikan senjata utama. Gita menilai pola tersebut terlalu monoton dan mudah dibaca lawan. “Sepanjang turnamen, lemparan panjangnya lebih dari 10 kali, tapi hanya satu yang berbuah gol, itu pun gol bunuh diri lawan,” tandasnya.

Meski demikian, PSSI tetap memberi kepercayaan kepada Vanenburg untuk memimpin tim di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 pada bulan September nanti. Turnamen tersebut akan digelar di Sidoarjo. Indonesia tergabung di Grup J bersama Korea Selatan, Laos, dan Macau. Sebanyak 11 juara grup dan empat runner-up terbaik akan lolos ke putaran final di Arab Saudi pada bulan Januari 2026.

Vanenburg, yang baru menangani tim sejak awal Juli, sejauh ini sudah memimpin lima pertandingan dengan catatan tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Total, Garuda Muda mencetak 10 gol dan kebobolan dua, semuanya di fase gugur. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.