Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov NTB Gandeng Kampus untuk Pengembangan Riset dan Inovasi Daerah

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 18:00 WIB | Oleh:
Tekan Kemiskinan Ekstrem, Pemprov NTB Gandeng Kampus untuk Pengembangan Riset dan Inovasi Daerah Doc: antara foto
Ket. Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri acara pengukuhan enam guru besar tetap Universitas Mataram di Mataram, Kamis (31/7).

MATARAM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggandeng kampus untuk ikut terlibat dalam pengembangan riset dan inovasi daerah agar dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrem di masyarakat.

“Hasil penelitian akademik seharusnya tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di NTB," kata Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat menghadiri acara pengukuhan enam guru besar tetap Universitas Mataram di Mataram, Kamis (31/7).

Indah menuturkan salah satu agenda besar pemerintah daerah selama lima tahun ke depan adalah menurunkan angka kemiskinan ekstrem.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk miskin di NTB sebanyak 654.570 jiwa atau setara 11,78 persen per Maret 2025. Jumlah itu mengalami penurunan tipis dibandingkan data pada September 2024 yang mencapai 658.600 jiwa atau setara 11,91 persen.

“Selama laju angka kemiskinan ekstrem tidak bisa kita tekan, kita hanya bermimpi untuk bisa mengedepankan sejumlah program yang kita sukseskan bersama,” kata Indah.

Lebih lanjut, dia mengajak perguruan tinggi untuk menyelaraskan langkah dengan arah kebijakan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan.

Selain itu, sektor pariwisata juga menjadi perhatian. Nusa Tenggara Barat, menurutnya, kini menjadi salah satu destinasi utama setelah Bali, sehingga penting untuk meningkatkan kesiapan masyarakat dalam menyambut perkembangan pariwisata.

“Tidak hanya sejumlah objek wisata yang kita miliki, namun yang utama adalah kesiapan masyarakat kita dalam menerima kehadiran dan perubahan pariwisata di daerah,” ucap Indah.

Pemerintah NTB menyatakan dunia akademik memiliki peran penting sebagai penyedia sumber daya manusia yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah.

Perguruan tinggi sebagai wadah yang bertanggung jawab menyediakan tenaga pendidik yang berkualitas, harus mampu memberikan pendidikan terbaik dalam rangka mencetak sumber daya manusia yang kompeten agar mampu berkontribusi dan mendukung pembangunan daerah di segala aspek.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.