Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Peringatan Tsunami Dicabut, Jutaan Orang di Pasifik Kembali ke Rumah

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 12:22 WIB | Oleh:
Peringatan Tsunami Dicabut, Jutaan Orang di Pasifik Kembali ke Rumah Doc: AP
Ket. Tanda rute evakuasi tsunami terlihat di Pantai Stinson di Marin County, California pada 30 Juli 2025.

PUERTO AYORA - Negara-negara di sepanjang tepi Pasifik mencabut peringatan tsunami pada hari Rabu (30/7), memungkinkan jutaan pengungsi kembali ke rumah.

Setelah gempa bumi dahsyat mengguncang Timur Jauh Russia -- dari Jepang hingga Amerika Serikat hingga Ekuador memperingatkan warganya untuk menjauh dari wilayah pesisir. 

Gelombang laut hingga empat meter (12 kaki) diprediksi akan terjadi di beberapa wilayah Pasifik, setelah gempa berkekuatan 8,8 melanda semenanjung Kamchatka, Russia.

Peringatan tsunami menyebabkan gangguan yang meluas. Peru menutup 65 dari 121 pelabuhan Pasifiknya, dan otoritas di Maui membatalkan penerbangan ke dan dari pulau Hawaii tersebut.

Namun kekhawatiran akan terjadinya bencana tidak menjadi kenyataan, banyak negara mencabut atau menurunkan peringatan dan memberi tahu penduduk pesisir bahwa mereka bisa kembali pulang.

Di Jepang, hampir dua juta orang diperintahkan untuk mengungsi ke dataran tinggi, sebelum peringatan diturunkan menjadi imbauan untuk sebagian besar wilayah pantai Pasifiknya, dengan gelombang setinggi 0,7 meter masih teramati pada hari Kamis.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak pergi ke perairan pantai dan menjauhi pantai," kata seorang seismolog di badan meteorologi Jepang.

Satu-satunya korban jiwa yang dilaporkan adalah seorang wanita yang tewas ketika mobilnya jatuh dari tebing di Jepang saat mencoba menyelamatkan diri pada hari Rabu, media lokal melaporkan.

Di Chili, pihak berwenang melakukan apa yang dikatakan Kementerian Dalam Negeri sebagai "evakuasi paling besar-besaran yang pernah dilakukan di negara kami" -- 1,4 juta orang diperintahkan ke dataran tinggi.

Pihak berwenang Chili tidak melaporkan kerusakan atau korban jiwa dan mencatat gelombang hanya setinggi 60 sentimeter (dua kaki) di pantai utara negara itu.

Di Kepulauan Galapagos, tempat gelombang setinggi tiga meter diperkirakan terjadi, ada rasa lega saat lembaga oseanografi angkatan laut Ekuador mengatakan bahaya telah berlalu.

Penduduk setempat melaporkan permukaan air laut turun dan kemudian naik secara tiba-tiba, sebuah fenomena yang biasa terlihat ketika datangnya tsunami. 

Namun, hanya lonjakan gelombang air setinggi satu meter yang dilaporkan, dan tidak menimbulkan kerusakan.

"Semuanya tenang, saya akan kembali bekerja. Restoran-restoran sudah dibuka kembali dan tempat-tempat wisata juga sudah buka kembali," kata Isabel Grijalva, warga Santa Cruz yang berusia 38 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

FIFA Asean Cup, Polisi Mulai Berjaga-jaga di Kawasan GBK  

53 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
FIFA Asean Cup, Polisi Mula...

Penataan pedestrian Kota Bekasi

54 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Penataan pedestrian Kota Be...

Kasus Korupsi Perjalanan Dinas DPR Papua Terus Diselidiki

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Korupsi Perjalanan Di...

Peningkatan produksi bahan baku bioetanol

59 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Peningkatan produksi bahan ...
Luar Negeri
Banyak Wisatawan Tiongkok P...
Daerah
Pemakaman ABK Arupadhatu 1 ...

SPKLU perdana di Kota Tangerang

1 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
SPKLU perdana di Kota Tange...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.