Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Oprah Winfrey Dituding Tutup Jalan Pribadi Saat Penduduk Hawaii Ingin Menyelamatkan Diri dari Tsunami

📅 Kamis, 31 Jul 2025, 10:55 WIB | Oleh:
Oprah Winfrey Dituding Tutup Jalan Pribadi Saat Penduduk Hawaii Ingin Menyelamatkan Diri dari Tsunami Doc: New York Post
Ket. Oprah Winfrey dituduh menutup jalan pribadi yang melintasi tanah miliknya di Maui saat peringatan tsunami Hawaii.

Juru bicara Oprah Winfrey membantah tuduhan bosnya menutup jalan pribadi yang melintasi tanah miliknya di Maui, Hawaii saat penduduk setempat mencoba menyelamatkan diri menyusul pereingatan tsunami di Hawaii.

"Begitu kami mendengar peringatan tsunami, kami menghubungi aparat penegak hukum setempat dan FEMA untuk memastikan jalan dibuka," ujar juru bicara Winfrey kepada People pada Rabu (30/7). "Berita lain tidak benar."

"Petugas penegak hukum setempat saat ini berada di lokasi untuk membantu warga melewati 50 mobil sekaligus demi memastikan keselamatan semua orang. Jalan akan tetap dibuka selama diperlukan."

Departemen Kepolisian Maui juga mengonfirmasi kerja sama Winfrey, dengan menyatakan, “Jalan Oprah terbuka untuk mencapai Upcountry.”

Winfrey pertama kali mulai memperoleh tanah di Maui senilai $60 juta pada tahun 2002. Properti tersebut memiliki jalanan pribadi yang menghubungkan wilayah pesisir Wailea dengan dataran tinggi Kula.

Pulau Hawaii ini juga merupakan rumah bagi Woody Harrelson, Jeff Bezos, dan Owen Wilson.

Gempa bumi berkekuatan 8,8 di Semenanjung Kamchatka timur Russiamenyebabkan gelombang besar tsunami mencapai Hawaii pada Selasa (29/7) pagi.

Pada Rabu pagi, gelombang setinggi 4 kaki terekam di lepas pulau Oahu, menurut BBC

Menurut CNN, gelombang tsunami lainnya, setinggi lebih dari 5 kaki, tercatat di Kahului, sementara gelombang setinggi 4,5 kaki menghantam Hilo di Daerah Hawaii.

Penduduk di Hawaii, Jepang, dan sebagian pantai California diperintahkan untuk mengungsi.

Ancaman tsunami Hawaii diturunkan menjadi peringatan pada Selasa malam.

Pada saat itu, Direktur Badan Manajemen Darurat Hawaii Stephen Logan mengumumkan bahwa siapa pun yang dievakuasi dapat kembali ke rumah mereka.

Dave Snider, koordinator peringatan tsunami di Pusat Peringatan Tsunami Nasional di Alaska, menjelaskan lebih lanjut cara kerja tsunami. "Tsunami bukan hanya satu gelombang," ujarnya,  Associated Press melaporkan. "Tsunami adalah serangkaian gelombang kuat dalam jangka waktu yang panjang."

Tsunami melintasi lautan dengan kecepatan ratusan mil per jam, secepat pesawat jet, di perairan dalam. Namun, ketika mendekati pantai, tsunami melambat dan mulai menumpuk. Dan di situlah masalah banjir bandang menjadi lebih mungkin terjadi di sana," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Selesaikan Persoalan LRT City, Danantara Panggil Adhi Karya

44 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Selesaikan Persoalan LRT Ci...
Megapolitan
Mudah Ini, Bisa Temukan 2.0...
Megapolitan
Lagi-lagi Pada Hari Kamis P...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.