Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Pesisir Mengungsi ke Lanal Gorontalo Antisipasi Tsunami

📅 Rabu, 30 Jul 2025, 18:30 WIB | Oleh:
Warga Pesisir Mengungsi ke Lanal Gorontalo Antisipasi Tsunami Doc: ANTARA/Adiwinata Solihin
Ket. Komandan Lanal Gorontalo Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana (kanan) didampingi Kepala BPBD Gorontalo Bambang Tri Handoko (kedua kanan) berbincang dengan pengungsi di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Leato Selatan, Kota Gorontalo, Rabu (30/7).

KOTA GORONTALO - Warga di pesisir Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo mengungsi ke Markas Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Gorontalo untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya tsunami di wilayah itu.

Komandan Lanal Gorontalo Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukmana di Gorontalo, Rabu, mengatakan setelah menerima informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo tentang akan adanya tsunami dampak gempa bumi di Rusia, pihaknya segera melaksanakan aksi tanggap darurat di wilayah pesisir pantai.

"Kami menyampaikan imbauan ke nelayan dan warga yang tinggal di pesisir pantai, untuk tidak melaut dan sementara waktu menjauh dari pantai, sampai situasi dinyatakan aman. Sebagian besar kami bawa ke markas," ucap dia.

Untuk tempat pengungsian warga, Lanal Gorontalo telah menyiapkan beberapa gedung dan lokasi yang kapasitasnya mencapai 1.000 orang, dilengkapi dengan makanan dan minuman.

Hingga pukul 16.00 Wita, warga yang mengungsi ke Markas Lanal Gorontalo berjumlah 80 orang. Sebagian besar memilih masih tinggal di rumah masing-masing karena sebelumnya telah menerima informasi bahwa ketinggian gelombang tsunami berkisar 0,5 meter.

Demikian pula bagi warga yang sakit dan menjalani perawatan di klinik-klinik serta rumah sakit di wilayah pesisir, khususnya pasien rawat inap, juga telah dievakuasi ke Balai Pengobatan (BP) Lanal Gorontalo.

Untuk sementara waktu, mereka akan tinggal dan menjalani perawatan di tempat tersebut, hingga situasi darurat tsunami dicabut.

Personel Lanal Gorontalo bersama petugas dari instansi terkait lainnya hingga pukul 18.00 Wita masih melakukan pemantauan sekaligus mengimbau masyarakat agar tetap waspada.

"Saat ini situasi dan kondisi di wilayah pesisir Kota Gorontalo berjalan normal. Namun begitu personel kami terus melakukan pemantauan sampai dengan status waspada tsunami dicabut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.