Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelaku Industri Rekrut Magang Berpeluang Dapatkan Insentif Pajak

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelaku Industri Rekrut Magang Berpeluang Dapatkan Insentif Pajak Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar (tengah) dalam konferensi pers usai rapat tingkat menteri di Jakarta, Senin (28/7).

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar mengatakan setiap pelaku industri yang melakukan rekrutmen pemagangan akan mendapat insentif pajak.

"Dunia industri yang menyelenggarakan pendidikan vokasi pemagangan akan terus diberikan super insentif tax deduction," kata Muhaimin Iskandar dalam konferensi pers usai rapat tingkat menteri di Jakarta, Senin (28/7) malam.

Ia menjelaskan skema rekrutmen pemagangan yang tepat akan menguntungkan pelaku industri dan dapat memaksimalkan tenaga produktif di Indonesia.

"Kita siap untuk duduk bersama dengan dunia industri apa saja yang memungkinkan terjadinya rekrutmen melalui pemagangan, rekrutmen melalui peningkatan kapasitas keahlian para tenaga kerja dan calon tenaga kerja kita," kata Muhaimin Iskandar.

Dalam kesempatan itu, Muhaimin Iskandar juga mengatakan bahwa kolaborasi antara dunia industri dengan dunia pendidikan penting untuk mempercepat pemberdayaan pemuda Indonesia.

Dia menuturkan kolaborasi dunia industri dan pendidikan yang terkoordinasi dengan baik akan mendorong terciptanya pemuda berdaya yang mampu mendongkrak perekonomian nasional.

Oleh karena itu, Menko Muhaimin Iskandar mendorong pelaku industri berkomunikasi secara terbuka dengan pemerintah agar kolaborasi ini berjalan efektif dan menguntungkan kedua belah pihak.

"Jangan segan-segan melakukan upaya bersama dengan pemerintah, kami siap untuk duduk bersama mencari jalan keluar," ujarnya.

Sejumlah pimpinan kementerian/lembaga yang menghadiri rapat ini diantaranya adalah Wakil Menteri Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Wakil Menteri Dikdasmen Fajar Riza Ul Haq, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer.

Kemudian Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, Wakil Menteri BUMN Kartiko Wirjoatmodjo, Wakil Menteri BUMN Aminuddin Ma'ruf, dan Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria. Hadir pula Chief Operational Officer Danantara Pandu Sjahrir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Sawah di Bekasi Alami Keker...
Advertisement
Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

Terkait Meninggalnya Taruna, Politeknik Pelayaran Malahayati Lakukan Penelusuran Internal dan Siap Dukung Proses Penyelidikan 

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.