Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Batang Gandeng BRNP Kembangkan Varietas Padi Tahan Air Asin

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 17:13 WIB | Oleh:
Pemkab Batang Gandeng BRNP Kembangkan Varietas Padi Tahan Air Asin Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Sutadi Ronodipuro

BATANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional Pertanian (BRNP) Jawa Tengah dan Bogor melakukan uji coba penanaman varietas padi Biosalin 1 dan Biosalin 2 yang dinilai lebih tahan terhadap kondisi lahan payau serta air asin.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Sutadi Ronodipuro di Batang, Jumat (9/1), mengatakan bahwa saat ini proyek percontohan atau demplot seluas satu hektare telah disiapkan.

"Kami berharap teknologi benih ini menjadi titik balik bagi petani pesisir. Melalui demplot Biosalin ini, kami berharap hasil panen bisa meningkat kembali yang rencananya dipanen Maret 2026," katanya.

Menurut dia, pemerintah daerah memiliki misi sebagai daerah swasembada pangan serta menyokong ketahanan pangan nasional.

Pada tahun 2025, kata dia, target produksi padi dipatok mencapai 177.319 ton gabah kering giling (GKG).

"Oleh karena itu, pada 2026 standar keberhasilan tidak boleh turun. Targetnya adalah menjaga tren positif ini agar swasembada tetap terjaga," katanya.

Ia menjamin para petani tidak akan mendapatkan benih "kucing dalam karung" karena seluruh benih padi maupun jagung dipastikan legal dan berkualitas tinggi.

"Semua benih yang diperbantukan atau diperjualbelikan ke masyarakat itu sudah bersertifikat mulai dari proses produksi hingga distribusinya," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Diana Anggraeni mengatakan, pihaknya sedang fokus pada penguatan pendampingan terutama saat memasuki musim hujan yang rawan serangan hama.

Meskipun secara struktural ada perubahan koordinasi, kata dia, namun sinergi di lapangan tetap menjadi prioritas.

"Kami aktif mendampingi petani, khususnya di musim hujan yang rawan hama. Meski penyuluh pertanian lapangan sekarang berada di bawah kementerian, sinergi dengan pemerintah daerah tetap berjalan dengan baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

18 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

24 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.