Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhut-Menpar Sinergikan Peningkatan Keselamatan Destinasi Wisata

📅 Selasa, 29 Jul 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Menhut-Menpar Sinergikan Peningkatan Keselamatan Destinasi Wisata Doc: ANTARA/HO-Kemenhut RI
Ket. Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam pertemuan, di Jakarta, Selasa (29/7).

Jakarta -- Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menjajaki kolaborasi strategis terkait konservasi sumber daya alam, pengembangan pariwisata berkelanjutan, dan keselamatan pelancong utamanya di destinasi wisata alam.

Menhut dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa, mengatakan hal itu merespons insiden dan kecelakaan yang terjadi di jalur pendakian Gunung Rinjani, belakangan ini.

“(Kami) Menekankan pentingnya perbaikan manajemen pendakian, termasuk pemeringkatan tingkat kesulitan jalur pendakian, penerapan sistem kuota, serta penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pendakian yang lebih baik,” kata dia.

Sependapat, Menpar Widiyanti menyatakan dukungan terhadap penguatan aspek keselamatan dan pengelolaan risiko di destinasi wisata.

“Insiden di Rinjani menjadi pengingat bagi kita semua bahwa intervensi lintas sektor diperlukan. Kita akan bentuk tim kerja bersama untuk peningkatan standar keselamatan di destinasi wisata alam,” ujar Widiyanti.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa sektor konservasi memiliki hubungan erat dengan pengembangan pariwisata.

“Wisata yang berkelanjutan tidak mungkin terwujud tanpa perlindungan terhadap alam. Sinergi ini sangat penting untuk masa depan pariwisata Indonesia,” kata dia lagi.

Selain itu, Menhut dan Menpar juga sepakat untuk menindaklanjuti kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan kolaborasi program ke depan.

Tak hanya itu, pertemuan ini juga membahas pemanfaatan hibah dari Zayed Foundation (Uni Emirat Arab) senilai 4,7 juta dolar Amerika Serikat/AS (sekitar Rp76,9 miliar) untuk mendukung program konservasi komodo dan kawasan sekitarnya.

Dana hibah tersebut diharapkan menjadi katalis penting dalam penguatan perlindungan spesies langka sekaligus mendukung pengembangan wisata alam berbasis konservasi.

Raja Antoni juga menegaskan arah pengembangan wisata alam Indonesia harus berpijak pada prinsip ekowisata, bukan pariwisata massal.

“Tren wisata alam yang meningkat saat ini memang menggembirakan. Namun, kita tidak bisa hanya mengandalkan semangat FOMO (fear of missing out). Wisata alam harus mengandung nilai edukasi dan kultural. Kita cari titik temu antara konservasi dan pariwisata yang bertanggung jawab,” ujar Menhut pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.