Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Anung Resmikan Pembangunan Septic Tank Komunal Berbasis Biogas di Bidara Cina

📅 Senin, 28 Jul 2025, 13:55 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Anung Resmikan Pembangunan Septic Tank Komunal Berbasis Biogas di Bidara Cina Doc: Istimewa

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan dimulainya pembangunan Septic Tank Komunal Terintegrasi Teknologi Biogas di Rusunami Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Senin (28/7). Dalam pernyataannya, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mempercepat pemerataan layanan sanitasi layak bagi seluruh masyarakat ibu kota.

Pramono menyebut bahwa praktik buang air besar sembarangan (BABS) masih menjadi isu penting meski prevalensinya di Jakarta lebih rendah dibandingkan daerah lain. Ia menekankan bahwa komitmen Pemprov untuk menuntaskan permasalahan tersebut tetap tinggi, terlebih di wilayah padat penduduk seperti Bidara Cina.

“Persoalan buang air besar sembarangan masih menjadi perhatian serius Pemprov DKI Jakarta. Meskipun angkanya relatif rendah dibandingkan daerah lain, kami tetap berkomitmen untuk menuntaskan persoalan ini. Seperti yang kita lihat di Bidara Cina, Pemerintah Kota Jakarta Timur telah serius menyelesaikan isu sanitasi ini,” ujarnya didampingi Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.

Gubernur juga menyampaikan apresiasinya terhadap sinergi yang terbangun antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mendukung program sanitasi. Ia menyoroti peran penting Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan seperti PT JIEP, Transportasi Jakarta, Bank Jakarta, Food Station, serta kolaborasi dengan BAZNAS dan PMI.

“Terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Partisipasi CSR sangat penting, karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat yang digunakan setiap hari,” katanya.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan bahwa sanitasi bukan hanya persoalan pembangunan fisik, melainkan juga perubahan budaya dan kebiasaan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif warga untuk tidak lagi melakukan praktik BABS.

Ia menargetkan agar seluruh warga Jakarta segera memiliki akses terhadap sanitasi yang layak, sehat, dan aman. Dengan teknologi biogas yang terintegrasi dalam sistem septic tank komunal, diharapkan bisa sekaligus mengurangi dampak lingkungan dan menghasilkan energi terbarukan.

“Sanitasi memang bersifat pribadi, tetapi karena kami terus berkomunikasi dengan masyarakat, RW, dan wali kota, maka persoalan seperti ini harus segera diselesaikan. Saya minta Wali Kota melaporkan dan memastikan penanganannya, terutama di wilayah padat penduduk, agar benar-benar tuntas,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.