Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Baru Juli, Dana Desa Sudah Terserap Rp40 Triliun, Efektif atau Boros?

📅 Senin, 28 Jul 2025, 13:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Baru Juli, Dana Desa Sudah Terserap Rp40 Triliun, Efektif atau Boros? Doc: ANTARA
Ket. Tumpukan material untuk pembangunan siring di Desa Medan Jaya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Pembangunan infrastruktur itu dilakukan menggunakan Dana Desa.

JAKARTA – Dana Desa dapat digunakan untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, irigasi, dan fasilitas umum lainnya, yang sangat penting untuk meningkatkan konektivitas dan kualitas hidup masyarakat desa.

Dana Desa juga dapat digunakan untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal, seperti pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Hal ini dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

Dana Desa dapat dialokasikan untuk meningkatkan kualitas layanan publik di desa, seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi desa. Dengan adanya peningkatan layanan publik, masyarakat desa akan lebih mudah mengakses kebutuhan dasar mereka.

Dengan penyaluran Dana Desa yang tepat, diharapkan dapat terjadi pengurangan angka kemiskinan dan kesenjangan ekonomi antara desa dan kota, serta antar desa itu sendiri.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melaporkan realisasi penyaluran Dana Desa telah mencapai Rp40,34 triliun per 14 Juli 2025, setara 58,46 persen dari pagu Rp69 triliun.

“Dari jumlah itu, Rp1,62 triliun digunakan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa yang telah menjangkau 7.918 desa di seluruh Indonesia,” kata Sri Mulyani dalam Instagram @smindrawati, dipantau di Jakarta, Senin (28/7).

Dia menjelaskan Dana Desa merupakan instrumen untuk mendorong pembangunan desa secara langsung.

Anggaran juga digunakan untuk membuka akses infrastruktur, meningkatkan layanan dasar, seperti pendidikan dan kesehatan, serta mendorong kegiatan ekonomi produktif di desa.

Di sisi lain, kata Sri Mulyani, negara juga hadir di tengah masyarakat melalui BLT Desa,

BLT Desa adalah bantuan langsung untuk membantu keluarga rentan tetap bertahan dan produktif, terutama dalam menghadapi gejolak harga dan ketidakpastian ekonomi global.

“Mari kawal bersama pemanfaatan Dana Desa agar tepat guna, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi pembangunan,” ujar Sri Mulyani.

Sejak dialokasikan pertama kali pada 2015, Dana Desa telah menjangkau lebih dari 75 ribu desa di seluruh Indonesia.

Tujuan Dana Desa adalah untuk melindungi dan memberdayakan desa agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Anggaran Dana Desa pada 2025 dialokasikan sebesar Rp69 triliun, dengan pengalokasiannya dihitung pada tahun anggaran (TA) sebelum tahun anggaran berjalan berdasarkan formula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.