Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Disbudpar Jayapura Kembangkan Wisata Alam Kampung untuk Ekonomi Lokal

📅 Sabtu, 26 Jul 2025, 14:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Disbudpar Jayapura Kembangkan Wisata Alam Kampung untuk Ekonomi Lokal Doc: Antara Foto
Ket. Mahasiswa Universitas Cenderawasih Papua mengunjungi wisata alam Hutan Sagu di Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Jayapura Provinsi Papua membangun dan mengembangkan wisata alam di berbagai wilayah pada kampung-kampung di daerah ini agar dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra di Sentani, Jumat, mengatakan kekayaan alam dan keunikan budaya lokal harus terus digali dan dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan berbasis masyarakat.

"Wisata alam seperti air terjun, danau, perbukitan, hingga kawasan adat di kampung-kampung merupakan aset ekonomi yang belum sepenuhnya tergarap," katanya.

Menurut Elisa, pengembangan wisata alam berbasis perkampungan harus disertai dengan partisipasi aktif masyarakat setempat agar manfaat ekonominya dirasakan langsung, termasuk membuka lapangan kerja baru.

"Misalnya masyarakat bisa mengelola homestay, menyediakan makanan khas lokal, menjadi pemandu wisata, hingga menjual produk kerajinan khas kampungnya," ujarnya.

Dia menjelaskan, konsep pengembangan yang diusung oleh Disbudpar Kabupaten Jayapura menitikberatkan pada wisata berbasis komunitas dan pelestarian lingkungan.

"Kita tidak hanya bicara soal kunjungan wisatawan, tetapi bagaimana masyarakat kampung menjadi pelaku utama dan penjaga Kearifan lokal yang menjadi daya tarik wisata itu sendiri," katanya lagi.

Dia menambahkan, pemerintah daerah juga terus mendorong pelatihan dan pendampingan bagi kelompok sadar wisata (pokdarwis) di kampung-kampung yang memiliki potensi wisata alam.

"Kami berharap kerja sama lintas sektor, termasuk dengan pelaku usaha, lembaga adat, dan pemuda kampung dapat mempercepat terwujudnya desa wisata yang mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan," ujarnya lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.