Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Mataram Ajukan Bantuan Rp10 Miliar untuk Penataan Pasar Seni

📅 Jumat, 25 Jul 2025, 14:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Mataram Ajukan Bantuan Rp10 Miliar untuk Penataan Pasar Seni Doc: Antara
Ket. Kondisi toko di Pasar Seni Sayang-Sayang Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, sudah tidak beroperasi dan kondisinya terkesan tidak terawat.

Mataram, NTB - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengajukan bantuan anggaran kepada pemerintah pusat sekitar Rp5 miliar hingga Rp10 miliar untuk melakukan penataan Pasar Seni Sayang-Sayang guna menciptakan lingkungan yang kondusif bagi aktivitas jual beli karya seni sekaligus pertumbuhan ekonomi kreatif.

"Bantuan tersebut sudah kami usulkan ke pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata Republik Indonesia," kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram Cahya Samudra di Mataram, NTB, Jumat (25/7).

Usulan bantuan penataan Pasar Seni Sayang-Sayang seiring dengan kondisi pasar seni yang saat ini terkesan terabaikan, bahkan puluhan lapak pedagang usaha mikro kecil menengah (UMKM), sudah tidak beroperasi.

Terhadap kondisi pedagang di pasar seni tersebut, menurut Cahya, itu terjadi karena banyak faktor antara lain karena lokasi yang sudah tidak representatif, kurang dukungan dari agen travel yang mengarahkan tamu ke pasar seni tersebut.

Selain itu, aktivitas Pasar Seni Sayang-Sayang mulai menunjukkan penurunan sejak operasional Bandara Selaparang pindah ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid pada 2011.

"Karena itulah, penataan Pasar Seni Sayang-Sayang yang akan kami lakukan untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar kriya di Kota Mataram sebagai salah satu destinasi wisata belanja," katanya.

Pasar Seni Sayang-Sayang memiliki sekitar 20 unit toko untuk para pedagang kriya unggulan di Kota Mataram, dan Nusa Tenggara Barat pada umumnya.

Hasil kriya unggulan produksi perajin Kota Mataram yang dijual di Pasar Seni Sayang-Sayang antara lain mutiara, anyaman dari rotan, dan kerajinan cukly yang terbuat dari kulit kerang ditempel pada kayu.

Dalam konsepnya awalnya dengan anggaran uang diajukan itu, pasar tersebut akan dibangun ulang dengan konsep "mutiara" untuk memperkuat branding kota Mataram sebagai kota penghasil mutiara.

"Kami berharap, melalui penataan pasar seni mampu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi aktivitas jual beli karya seni dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Arsenal Kejar Hasil Sempurna Pramusim

37 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Kejar Hasil Sempurn...

Cadangkan Pemain yang Tak Maksimal

47 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Cadangkan Pemain yang  Tak ...
Megapolitan
Tangerang Siaga Penuh Hadap...
Megapolitan
“Preventive Strike” Tak...
Olahraga
Cedera Retak Tulang Paksa E...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.