Cegah Banjir Wali Kota Tangerang Ajak Warga Jaga Sungai dari Sampah
📅 Kamis, 24 Jul 2025, 12:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Wali Kota Tangerang Sachrudin menekankan pentingnya upaya bersama membangun kesadaran masyarakat yang tinggal di pinggiran kali maupun sungai agar tak buang sampah sembarangan, sebab dampaknya sangat signifikan seperti pendangkalan dan banjir.
"Kemarin kami melakukan susur sungai Kali Angke. Banyak sekali sampah yang ditemukan. Beberapa kali perahu tersangkut sampah. Bahkan sudah ada gunungan sampah," kata Wali Kota Sachrudin di Tangerang, Kamis.
Balai Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BWSCC) menyebutkan kondisi Kali Angke saat ini terjadi penyempitan dan pendangkalan dari yang seharusnya lebar 30 meter menjadi 10 meter.
Karena itu Wali Kota Tangerang langsung menginstruksikan kepada tiga camat dan lurah untuk memberikan edukasi dan membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya menjaga kebersihan sungai dan kali.
Pemkot Tangerang mencatat ada delapan kelurahan atau tiga kecamatan yang dilalui aliran Kali Angke yakni Cipondoh, Ciledug dan Karang Tengah. Beberapa pemukiman selalu menjadi lokasi yang terdampak banjir ketika adanya luapan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami imbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke sungai. Persoalan banjir hanya bisa selesai jika kita semua yakni pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, punya kesadaran dan komitmen bersama. Sungai bukan tempat sampah,” katanya
Kemudian sebagai upaya mengatasi banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan normalisasi saluran air dan membangun infrastruktur pengendali banjir seperti turap dan polder.
Pihaknya juga sangat berharap dengan tim pengendali banjir yang dibentuk Gubernur Banten Andra Soni dalam penanganan banjir di Tangerang Raya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Langkah bersama ini diharapkan menjadi titik awal dari kolaborasi lintas sektor dan lintas wilayah yang lebih solid dalam menghadapi tantangan banjir, demi menciptakan lingkungan yang aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga Tangerang Raya," ucap Sachrudin.
Gubernur Banten Andra Soni menambahkan ada beberapa permasalahan yang harus diatasi untuk bisa mengantisipasi banjir di Tangerang, seperti adanya penyempitan badan sungai yang diakibatkan oleh tanah timbul. "Sehingga terjadi pendangkalan. Lalu ada pekerjaan dari Balai yang belum tuntas," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!