Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Mimika Perintahkan Kepala Distrik Data Warga Miskin Ekstrem

📅 Rabu, 23 Jul 2025, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Mimika Perintahkan Kepala Distrik Data Warga Miskin Ekstrem Doc: ANTARA
Ket. Bupati Mimika, Johannes Rettob, bersama masyarakat penerima bantuan pangan beras di wilayah Distrik Mimika Timur, Selasa (22/7/2025).

Timika – Bupati Mimika, Papua Tengah, Johannes Rettob, memerintahkan seluruh kepala distrik (camat) di wilayah itu mendata warga yang masuk kategori miskin ekstrem untuk mendapatkan perhatian serius melalui program pemberdayaan dan bantuan pangan.

Sesuai data yang diterima dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Mimika tahun ini mengalami penurunan signifikan dari sebelumnya pada tahun 2024 lebih dari 21 ribu jiwa menjadi lebih dari 10 ribu jiwa.

"Kalau jumlah penduduk miskin itu ada lebih dari 10 ribu jiwa, berarti itu sekitar 3 persen dari jumlah penduduk Mimika saat ini (sesuai data BPS jumlah penduduk Mimika saat sebanyak 314.658 jiwa). Itu yang perlu mendapat intervensi melalui berbagai program dari pemerintah daerah agar mereka bisa keluar dari garis kemiskinan," kata John Rettob di Timika, Rabu (23/7).

Agar jumlah penduduk kategori miskin dan miskin ekstrem di Mimika semakin berkurang, Bupati Mimika meminta para kepala distrik agar dalam penyaluran bantuan-bantuan dari pemerintah harus tepat sasaran, selain memperbanyak program-program pemberdayaan di wilayah kantong-kantong kemiskinan seperti di pesisir pantai maupun pegunungan.

Pada Selasa (22/7), Pemkab Mimika kembali menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak 10 ribu ton untuk masyarakat kategori kurang mampu yang tersebar pada 18 distrik di Mimika.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, Yulius Koga, menyebut bantuan pangan beras tersebut merupakan program dari Badan Pangan Nasional (Bapanas).

"Bapanas menugaskan kami mengawasi pendistribusian beras itu dan memastikan bantuan itu benar-benar sampai di tempat tujuan, di kampung (desa) atau kelurahan. Untuk di wilayah kota, kami pastikan sampai di kelurahan, kalau di distrik sampai di ibu kota distrik, teknisnya kepala distrik yang atur," jelasnya.

Kemiskinan ekstrem adalah kondisi dimana individu atau kelompok tidak mampu memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, sanitasi, tempat tinggal, kesehatan, pendidikan dan akses informasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
KAI: Kunjungan Wisatawan La...
Nasional
Bapanas akan Mobilisasi Sto...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.