Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jayawijaya Ikrarkan 328 Kampung untuk Bersama-sama Menjaga Perdamaian

📅 Minggu, 20 Jul 2025, 13:22 WIB | Oleh:
Jayawijaya Ikrarkan 328 Kampung untuk Bersama-sama Menjaga Perdamaian Doc: ist
Ket. menjaga kerukunan

JAKARTA – Perdamaian harus dipelihara dan dijaga. Dia tidak datang begitu saja. Seluruh masyarakata harus aktif menjaga dan mewujudkannya. Itulah yang terjadi di Jayawijaya.

Maka, Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan mengajak seluruh lapisan masyarakat di 328 kampung untuk menjaga kedamaian di daerah setempat.

Kedamaian dan ketenteraman yang terjadi di Kabupaten Jayawijaya saat ini tetap dipertahankan baik sehingga seluruh aktivitas pembangunan terus berjalan.

Ketua LMA Kabupaten Jayawijaya Herman Doga di Wamena, Minggu mengatakan Wamena merupakan rumah bagi siapa saja dan juga sebagai honai umum masyarakat Papua Pegunungan sehingga kedamaian harus dijaga dengan baik.

“Wamena merupakan honai umum masyarakat Papua Pegunungan sehingga di daerah ini tidak boleh terjadi peperangan yang menyebabkan tumpah darah. Wamena merupakan tempat beristirahat untuk semua orang maka harus dijaga baik,” katanya.

Menurut dia, seluruh masyarakat adat di 328 kampung dan empat kelurahan harus bergandengan tangan menjaga situasi kedamaian di daerah ini. “Mari jaga Wamena dengan baik supaya semua masyarakat bisa hidup dengan tenang dan tenteram sehingga pembangunan yang diharapkan dapat terwujud,” ujarnya.

Dia menjelaskan situasi Wamena, Kabupaten Jayawijaya saat ini sangat baik maka semua elemen masyarakat harus tetap mempertahankan kondisi ini. “Situasi keamanan baik maka masyarakat bisa bebas melakukan aktivitas apapun terutama ekonomi. Mama-mama bisa berjualan, tukang ojek bisa mencari berkat dengan baik dan aktivitas lainnya bisa dilakukan tanpa harus terganggu situasi kurang kondusif,” katanya.

Dia menambahkan seluruh lapisan masyarakat di 328 kampung dan empat kelurahan harus dapat mendukung semua program pemerintah daerah baik provinsi dan kabupaten.

“Kabupaten Jayawijaya saat ini menjadi Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan, maka setiap program dan kebijakan pemerintah harus didukung sehingga kesejahteraan masyarakat dapat tercapai,” ujarnya.

Berdoa

Selain itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan juga mengagendakan Jayawijaya Berdoa pada 31 Juli 2025, untuk upaya rekonsiliasi.

Terjadinya bencana alam, gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) maka Pemkab Jayawijaya dan elemen masyarakat adat, agama daerah setempat sepakat untuk melakukan rekonsiliasi sehingga daerah ini terhindar dari musibah alam dan lainnya.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib di Wamena, Sabtu, mengatakan pihaknya akan menggelar Jayawijaya Berdoa pada 31 Juli 2025 guna meminta pengampunan dan pertolongan dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Jadi pada Kamis 31 Juli 2025 mulai pukul 05.00 WIT hingga 18.00 WIT semua aktivitas masyarakat dihentikan. Bahkan aktivitas penerbangan pun ditiadakan pada hari itu, kami sudah menyurat ke pihak Bandara Wamena, maskapai penerbangan, gubernur dan Kementerian Dalam Negeri,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

59 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.