DPR Dukung Pengembangan Pelabuhan Merak, Titik Temu Logistik Jawa-Sumatra Diperkuat
📅 Jumat, 18 Jul 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-ASDP
JAKARTA - Pelabuhan Merak merupakan jalur vital penghubung Pulau Jawa dan Sumatera, serta menjadi simpul transportasi utama di Indonesia.
Peningkatan kapasitas dan fasilitas di Pelabuhan Merak akan berdampak positif pada kelancaran arus barang dan penumpang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Komisi VI DPR RI mendukung percepatan pengembangan Pelabuhan Merak guna meningkatkan kualitas layanan publik serta memperkuat peran strategis dalam memperlancar arus logistik nasional.
Anggota Komisi VI DPR RI Nasim Khan mengatakan pihaknya berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan infrastruktur Pelabuhan Merak.
"Mengingat peran vital pelabuhan ini sebagai simpul konektivitas nasional yang menghubungkan Pulau Jawa dan Sumatera," kata Nasim saat memimpin kunjungan kerja khusus Komisi VI DPR RI di Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak, sebagaimana keterangan di Jakarta, Jumat (18/7).
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagai anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi perdagangan, kawasan perdagangan dan pengawasan persaingan usaha, dan BUMN, Nasim menuturkan kehadiran pihaknya di kawasan itu tidak hanya untuk menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas layanan publik oleh BUMN.
Ia menyampaikan pihaknya meninjau langsung kondisi dan rencana pengembangan pelabuhan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan layanan transportasi publik yang lebih aman, nyaman, dan efisien.
"ASDP punya peran strategis dalam menjaga mobilitas dan kelancaran logistik nasional, dan kami mendukung penuh pengembangannya,” ujar Nasim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Nasim yang memimpin kunjungan kerja 19 anggota Komisi VI DPR RI di pelabuhan tersebut juga menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung ASDP dalam memperkuat pelayanan publik.
"Apa yang disampaikan Dirut ASDP menjadi catatan kami. Komisi VI akan terus membackup agar masyarakat bisa menikmati layanan penyeberangan yang lebih baik, aman, dan nyaman,” imbuh Nasim.
Di tempat yang sama, Plt Asisten Deputi Bidang Jasa Logistik Kementerian BUMN Endra Gunawan menyoroti tantangan operasional Pelabuhan Merak yang kini menampung lebih dari 20 juta penumpang dan 5,2 juta kendaraan per tahun.
Volume tersebut setara dengan 56 persen dari total trafik nasional ASDP, dan melonjak tajam saat musim puncak seperti Lebaran dan Natal-Tahun Baru.
"Padahal kapasitas pelabuhan belum ideal untuk beban sebesar itu,” ujar Endra.
Sementara itu, Direktur Utama ASDP Heru Widodo menambahkan lonjakan trafik saat arus mudik bisa mencapai lebih dari 40 ribu kendaraan per hari. Namun sekitar 30 persen di antaranya belum memiliki tiket saat tiba di pelabuhan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!