Semifinal Sepak Bola SEA Games 2025, Misi Cari Juara Baru Usai Indonesia Tersingkir
📅 Selasa, 16 Des 2025, 00:10 WIB | Oleh: Muhammad Daniel Ramadhan
Doc: Okezone Bola
JAKARTA - Babak semifinal sepak bola putra SEA Games 2025 resmi menjadi titik awal lahirnya juara baru. Turnamen edisi kali ini dipastikan tidak akan melahirkan peraih emas beruntun setelah Indonesia, sang juara bertahan, lebih dulu tersingkir di fase grup.
Laga semifinal pertama akan mempertemukan Vietnam melawan Filipina di Stadion Rajamangala, Bangkok, Senin (15/12), dengan kick-off pukul 15.30 WIB. Kedua tim sama-sama melaju ke empat besar sebagai juara grup, Vietnam dari Grup B dan Filipina dari Grup C.
Meski memiliki status yang setara, Vietnam dinilai lebih diunggulkan. Tim berjuluk Golden Star Warriors datang ke semifinal dengan reputasi mentereng setelah menjuarai Piala AFF U-23 2025. Konsistensi permainan serta pengalaman di level regional membuat Vietnam berada di atas angin.
Namun, Filipina bukan lawan yang bisa diremehkan. Keberhasilan mereka menumbangkan Indonesia dengan skor tipis 1-0 di fase grup menjadi bukti bahwa Filipina mampu memberi kejutan. Hasil tersebut juga mengubah peta persaingan, sekaligus menunjukkan bahwa kekuatan tim-tim Asia Tenggara semakin merata.
Sebaiknya Anda baca juga:
Semifinal kedua akan mempertemukan tuan rumah Thailand kontra Malaysia, juga di Stadion Rajamangala, pada pukul 20.00 WIB. Thailand kembali menjadi favorit kuat untuk melangkah ke partai puncak, apalagi mereka tampil solid sejak fase grup.
Sementara itu, Malaysia melaju ke semifinal dengan status runner up Grup B. Perjalanan mereka ke empat besar tidak sepenuhnya mulus, termasuk kekalahan dari Vietnam pada babak penyisihan. Kondisi tersebut membuat Thailand lebih dijagokan, terutama dengan dukungan penuh publik tuan rumah.
Babak semifinal ini sekaligus menjadi pintu pembuka perebutan medali. SEA Games 2025 edisi ke-33 memastikan tidak ada skenario back to back juara, menyusul kegagalan Indonesia mempertahankan gelar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tim Garuda harus angkat koper lebih awal setelah gagal menjadi runner up terbaik di fase grup. Indonesia kalah dalam hal produktivitas gol dari Malaysia, sehingga tidak mampu mengamankan satu tiket tambahan ke semifinal.
Dengan absennya Indonesia, persaingan menuju medali emas kini mengerucut pada empat tim tersisa. Thailand dan Vietnam dinilai memiliki peluang paling besar, namun Filipina dan Malaysia tetap berpotensi mengubah jalannya turnamen jika mampu tampil efektif di laga penentuan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!