Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Dukung Taksi Listrik Beroperasi di Surabaya

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 20:58 WIB | Oleh:
Pemkot Dukung Taksi Listrik Beroperasi di Surabaya Doc: ANTARA/HO-Pemkot Surabaya
Ket. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendukung peluang besar bagi investor yang ingin mengembangkan transportasi ramah lingkungan di kota setempat termasuk rencana pengoperasian taksi listrik.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Kota Surabaya, Kamis menekankan setiap investasi yang masuk ke Surabaya harus memprioritaskan warga lokal.

"Jadi kalau ada transportasi massal yang mau investasi di Surabaya, saya pasti akan mendukung,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa dukungan tersebut disertai dua syarat utama yang tidak bisa ditawar yang pertama perusahaan harus memiliki fasilitas lahan parkir atau pull yang memadai untuk kendaraan mereka dan kedua seluruh tenaga kerja yang dilibatkan harus merupakan warga KTP Surabaya.

"Satu (syaratnya), ia harus punya tempat untuk parkirnya atau pull. Yang kedua yang bekerja harus KTP Surabaya. Kalau dua (syarat) ini tidak bisa dipenuhi, maka tidak akan pernah saya keluarkan izinnya,” katanya.

Mengenai jumlah armada taksi listrik yang diizinkan beroperasi, Wali Kota Eri menyatakan bahwa hal itu berkaitan dengan kapasitas pull yang dimiliki oleh perusahaan. Ia menegaskan bahwa jumlah armada harus sebanding dengan kemampuan perusahaan dalam menyediakan fasilitas pendukung.

"Tergantung perusahaan bisa menyiapkan pull untuk berapa (armada). Kalau pull-nya cukup untuk 100, ya 100 (armada). Pull-nya ternyata cukup untuk 25, ya 25, dan yang bekerja harus warga Surabaya,” katanya.

Ia menambahkan bahwa syarat-syarat tersebut telah diajukan pemkot kepada investor sebagai bentuk penguatan terhadap keterlibatan warga Surabaya dalam program investasi.

"Itu syarat-syarat yang saya minta,” katanya.

Menurut dia, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Surabaya dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran. Dengan mewajibkan perusahaan melibatkan tenaga kerja lokal, ia berharap dampak ekonomi dari investasi transportasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Karena kami tidak bisa menyelesaikan kemiskinan, menyelesaikan pengangguran tanpa ada investasi yang masuk di Surabaya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.