Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Brazil Serukan Reformasi DK PBB

📅 Minggu, 22 Feb 2026, 21:27 WIB | Oleh:
Brazil Serukan Reformasi DK PBB Doc: AFP/Evaristo Sa

NEW DELHI - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva pada Sabtu (21/2) menyerukan reformasi mendesak terhadap PBB dan menekankan perlunya reformasi Dewan Keamanan PBB.

Pada Rabu (18/2), Lula da Silva tiba di India untuk kunjungan kenegaraan selama lima hari, di mana dia bertemu dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.

Selain mineral penting dan perdagangan, kedua pemimpin tersebut membahas kerja sama dalam investasi, pertahanan, multilateralisme, dan tata kelola global.

"Kami menegaskan kembali komitmen kami untuk mereformasi PBB, khususnya Dewan Keamanan, agar mewakili kepentingan negara-negara Global Selatan, di mana Brasil dan India adalah kandidat yang tepat," katanya pada konferensi pers bersama dengan Modi.

Presiden Brasil itu menambahkan bahwa 20 tahun lalu, Brasil, India, Jepang, dan Jerman membentuk Kelompok Empat (G-4), yang telah lama mengadvokasi perluasan Dewan Keamanan.

"Memperluas keanggotaan tetap dan tidak tetap Dewan Keamanan, termasuk Brasil dan India, sangat penting untuk legitimasi dan efisiensi tata kelola global," kata Lula.

Kelompok Empat (G-4) terdiri dari India, Brasil, Jerman, dan Jepang, yang berupaya mendapatkan kursi tetap di Dewan Keamanan PBB dan yang tingkat pembangunannya setara dengan anggota tetap Dewan Keamanan saat ini.

Pada pertemuan G4 terbaru di sela-sela Konferensi Keamanan Munich, para menteri luar negeri menyerukan reformasi Dewan Keamanan dan menegaskan kembali dukungan mereka satu sama lain. Ant/Sputnik-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Rute Bus Baru Lintas Negara...
Luar Negeri
Babak Baru Afghanistan, Pen...
Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

Prancis vs Spanyol: Final Dini, Blunder Bakal Berujung Kekalahan

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.