Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Karawang Minta Sekolah Tak Lakukan Pungli pada Siswa Baru

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 17:25 WIB | Oleh:
DPRD Karawang Minta Sekolah Tak Lakukan Pungli pada Siswa Baru Doc: ANTARA/Ali Khumaini
Ket. Ilustrasi toko buku.

KARAWANG - DPRD Kabupaten Karawang, Jawa Barat, meminta pihak sekolah tidak melakukan praktik pungutan liar (pungli) kepada siswa baru.

Wakil Ketua DPRD Karawang Dian Fahrud Jaman saat dihubungi di Karawang, Kamis (17/7) menyampaikan bahwa apapun bentuk dan alasannya, pungutan liar itu dilarang.

"Kami meminta pihak sekolah agar tidak melakukan hal-hal yang kurang baik, seperti praktik pungutan liar dengan modus pembelian buku LKS (Lembar Kerja Siswa)," katanya.

Ia mengatakan akan terus melakukan monitoring, termasuk meninjau langsung ke sekolah-sekolah untuk mencegah atau paling tidak meminimalisasi praktik pungutan liar di lingkungan sekolah.

Sementara itu, pada tahun ajaran baru ini, sejumlah orang tua siswa di Karawang cukup banyak yang mengeluhkan tentang kewajiban membeli paket buku LKS, yang jika ditotal harganya mencapai ratusan ribu rupiah.

Pembelian paket buku LKS tersebut berlaku bagi siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di wilayah Karawang.

Untuk modus dalam praktik jual-beli paket buku LKS ini sebenarnya tidak terjadi di lingkungan sekolah.

Namun, guru di sekolah itu mengarahkan siswa atau orang tua siswa untuk membeli paket buku LKS di toko buku tertentu. Bahkan, ada guru di sekolah yang mengarahkan orang tua siswa di sekolah dasar untuk membeli paket buku LKS di sebuah kontrakan, yang khusus menjual paket buku LKS.

Sebagaimana terpantau di salah satu toko buku dan seragam sekolah di wilayah Karawang, hingga kini masih cukup banyak orang tua siswa yang mencari paket buku LKS. Itu dilakukan karena setiap siswa baru wajib memiliki paket buku LKS.

Buku LKS merupakan buku yang berisi soal-soal latihan dan tugas yang dirancang untuk membantu siswa menjalani kegiatan belajar mengajar secara mandiri.

Catatan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Karawang buku LKS ini sebenarnya digratiskan, karena telah disubsidi pemerintah melalui Dana Bantuan Operasional. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Koperasi Harus Bangkit! Fok...

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kerugian Besar Bangsa, Ruma...
Daerah
NTT Terus Diguncang Gempa S...

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Super Jerman Jatuh ke...
Daerah
Program-program Unggulan Go...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.