Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri PU Nilai Bendungan Jadi Infrastruktur Strategis untuk Swasembada Pangan dan EBT

📅 Selasa, 14 Jul 2026, 05:40 WIB | Oleh:
Menteri PU Nilai Bendungan Jadi Infrastruktur Strategis untuk Swasembada Pangan dan EBT Doc: antara foto
Ket. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menilai bendungan merupakan infrastruktur strategis yang mendukung swasembada pangan dan energi baru terbarukan (EBT).

Dia menjelaskan fungsi strategis dari infrastruktur tersebut. Dirinya menegaskan bahwa bendungan memiliki peran multifungsi untuk mendukung hajat hidup masyarakat luas dalam jangka panjang.

"Bendungan merupakan infrastruktur multifungsi yang dibangun untuk memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain memperkuat layanan irigasi sebagai penopang swasembada pangan, bendungan juga menyediakan air baku, mendukung pengembangan energi baru terbarukan, serta mengurangi risiko banjir di berbagai wilayah," ujar Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (14/7).

PT Nindya Karya (Persero) memperkuat kontribusinya dalam mendukung agenda strategis nasional pemerintah di bidang pengairan dan ketahanan pangan. Langkah nyata ini dibuktikan melalui penyelesaian konstruksi dua bendungan penting yang masuk dalam rangkaian 5 peresmian bendungan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada Jumat 10 Juli 2026.

Kelima bendungan yang diresmikan antara lain Bendungan Jlantah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah; Bendungan Meninting di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat; Bendungan Sidan di Kabupaten Gianyar, Bali; Bendungan Keureuto di Kabupaten Aceh Utara, Aceh; serta Bendungan Rukoh di Kabupaten Pidie, Aceh.

Dari total lima bendungan yang diresmikan oleh Presiden, dua di antaranya merupakan proyek yang dikerjakan oleh Nindya Karya. Meliputi Bendungan Meninting yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat serta Bendungan Rukoh yang berlokasi di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Secara teknis, Bendungan Meninting yang digarap Nindya Karya memiliki kapasitas tampung sebesar 9,91 juta m³. Infrastruktur ini dirancang untuk melayani irigasi seluas 1.559 ha, menyuplai air baku 0,15 m³/detik, mereduksi risiko banjir pada area seluas 59 ha, serta berpotensi menghasilkan energi ramah lingkungan lewat PLTA 0,80 MW dan PLTS terapung 9,23 MW.

Sementara itu, Bendungan Rukoh di Aceh juga hadir membawa kapasitas tampung masif yang diandalkan untuk memperkuat sistem pengairan pertanian daerah.

Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh keberhasilan program-program prioritas pembangunan nasional, khususnya dalam memperkuat fondasi ketahanan air, pangan, dan energi yang dicanangkan oleh pemerintah.

"Nindya Karya berkomitmen untuk terus mendukung dan mensukseskan program pemerintah, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan di tanah air," ujar Firmansyah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...
Olahraga
Sinner Juara Wimbledon, Oba...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.