Peneliti Jepang Temukan Bakteri Usus untuk Antikanker
📅 Selasa, 15 Jul 2025, 22:55 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: NHK
TOKYO - Sekelompok peneliti di Jepang mengatakan percobaan menggunakan tikus mengkonfirmasikan bahwa sejenis bakteri usus tertentu meningkatkan kemanjuran imunoterapi kanker.
Obat kanker peningkat imunitas dikatakan cukup efektif pada kurang dari separuh subjek. Mikrobioma usus pada pasien menunjukkan sebagai faktor yang memungkinkan, tetapi mekanismenya masih belum jelas.
Para peneliti dari Pusat Kanker Nasional Jepang dan beberapa pihak lainnya menerbitkan temuannya di jurnal sains, Nature.
Para peneliti mempelajari sampel tinja dari 50 pasien kanker yang menjalani imunoterapi. Mereka menemukan bahwa pasien yang merespons terapi dengan baik memiliki rasio galur bakteri YB328 yang lebih tinggi.
Para peneliti mentransplantasikan galur tersebut ke dalam satu kelompok tikus dengan kanker yang telah dibersihkan dari flora usus.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada kelompok tikus lain, mereka memberikan mikroba yang berbeda dari pasien yang tidak responsif terhadap imunoterapi.
Dikatakan bahwa ketika kedua kelompok itu disuntik dengan obat antikanker, tumor yang ada di tikus yang diberi YB328 terlihat mengecil.
Tim peneliti mengatakan percobaan lain menunjukkan bahwa galur bakteri tersebut mengaktifkan sel-sel imun.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hiroyoshi Nishikawa dari Institut Penelitian Pusat Kanker Nasional mengatakan YB328 dapat meningkatkan kemanjuran obat penambah kekebalan pada pasien yang tidak mendapat manfaat dari terapi tersebut. Ia mengharapkan keberlanjutan penelitian ini untuk mengembangkan obat baru. NHK/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!