Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov DKI Siapkan Kantong Parkir untuk Dorong Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 19:58 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Siapkan Kantong Parkir untuk Dorong Masyarakat Beralih ke Transportasi Umum Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Pengendara memarkirkan kendaraan di Park and Ride Vertical Terminal Ragunan, Jakarta. Kantong parkir yang dapat menampung sekitar 1.000 unit sepeda motor dan 10 unit mobil tersebut disediakan bagi para pengguna kendaraan pribadi.

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengisyaratkan membangun fasilitas parkir bagi penumpang yang membawa kendaraan dekat halte atau stasiun (park and ride) atau kantong parkir di wilayah penyangga agar masyarakat menggunakan angkutan umum ke pusat kota.

"Transportasi di Jakarta kami persembahkan untuk seluruh daerah sekitar Jakarta. Ke depannya, kami akan membentuk park and ride kantong-kantong parkir di penyangga-penyangga Jakarta," ujar Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati di Jakarta, Selasa (15/7).

Suharini saat memberikan sambutan dalam diskusi terarah bertema "Menggali Potensi Green Sukuk untuk Pendanaan Infrastruktur Transportasi Ramah Lingkungan di DKI Jakarta" mengatakan hadirnya kantong parkir akan membuat masyarakat beralih menggunakan transportasi umum menuju pusat kota.

"Kalaupun kemudian menggunakan moda transportasi pribadi, itu tidak perlu sampai ke kota. Cukup di daerah rumah kita ada yang namanya kantong-kantong parkir," kata dia.

Sementara, seluruh pendapatan dari parkir akan dimanfaatkan untuk pembangunan transportasi dan jalan.

DKI Jakarta saat ini memiliki tujuh lokasi park and ride yakni di kawasan Lebak Bulus, Ragunan, Terminal Pinang Ranti, Terminal Kampung Rambutan, Terminal Pulogebang, PGC Cililitan dan Kalideres.

Ke depannya, Pemprov DKI Jakarta akan membangun kantong parkir di kawasan Cawang.

Suharini dalam kesempatan itu juga menyampaikan bahwa seiring semakin banyaknya masyarakat menggunakan transportasi umum, maka akan berdampak pada daya dukung lingkungan yang semakin baik.

"Semakin banyak orang menggunakan transportasi umum, ternyata tidak hanya fiskal untuk transportasi umum atau untuk jalan yang bertambah, tapi daya dukung lingkungan kita pun menjadi semakin baik," kata dia.

Pemprov DKI Jakarta, tambah dia, berkomitmen membangun budaya naik transportasi umum. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mewajibkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) naik angkutan umum untuk berangkat dan berkegiatan ke kantor setiap Rabu.

Suharini mengatakan kebijakan ini diikuti lembaga-lembaga lain di luar lingkungan Pemprov DKI. Dia berharap lembaga-lembaga konsisten menerapkan kebijakan tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Laskar Mataram Kalah Lawan ...
Luar Negeri
'Dark Tourism' di Tiongkok ...

Persita Perkasa, Runtuhkan Kesempurnaan Persija Jakarta

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persita Perkasa, Runtuhkan ...
Advertisement
Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

Kabar Baik yang Melegakan! Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, Ini Penjelasan BMKG

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.