Tiongkok Mengembangkan Perang Elektronik yang Bisa Menghancurkan Senjata Musuh secara Instan, Bisakah AS Mengimbangi?
📅 Minggu, 13 Jul 2025, 17:31 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SPasukan militer sudah berinvestasi dalam langkah-langkah anti-perang elektronik, termasuk perangkat elektronik anti-radiasi yang dapat menahan tingkat radiasi tinggi, algoritma pertahanan berbasis AI, dan enkripsi kuantum untuk keamanan yang lebih baik terhadap serangan EMP. Namun, sejarah menunjukkan bahwa langkah-langkah pertahanan seringkali tertinggal dari inovasi ofensif.
Masa depan perang mungkin akan sunyi—setidaknya sebagian. Alih-alih ledakan, medan perang masa depan mungkin ditandai dengan pemadaman listrik mendadak, pesawat yang di-grounded, dan pertahanan yang lumpuh, semuanya dicapai melalui serangan elektronik berbasis AI. Dengan penyembunyian senjata yang sudah terbukti menjadi strategi militer, hanya masalah waktu sebelum sistem EMP dan CEW mengikuti jejak yang sama—disembunyikan dalam pengiriman kargo, diparkir di jalanan kota, atau bahkan dikerahkan oleh pemberontak di lokasi yang tak terduga.
Apa yang terjadi ketika perang tak lagi tampak seperti perang yang kita kenal? Dunia sedang mencari jawabannya, dan AS perlu memimpin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!