Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ruwat Laut Carita, Warisan Budaya yang Siap Jadi Magnet Wisata Banten

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ruwat Laut Carita, Warisan Budaya yang Siap Jadi Magnet Wisata Banten Doc: ANTARA/HO-Pemprov Banten
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (tiga dari kanan, pelampung biru) menyaksikan tradisi Ruwat Laut dalam Hari Jadi Carita ke-47 di Kabupaten Pandeglang, Minggu (13/7/2025).

SERANG – Potensi besar wisata budaya sangat penting karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, melestarikan warisan budaya, dan mempererat pemahaman antarbudaya.

Wisata budaya juga dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Gubernur Banten Andra Soni menilai tradisi Ruwat Laut yang digelar masyarakat nelayan Carita di Kabupaten Pandeglang bukan hanya ritual budaya tahunan, melainkan potensi besar bagi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat.

“Ruwatan Laut di Carita merupakan salah satu ritual tahunan masyarakat nelayan sebagai bentuk syukur atas hasil laut yang melimpah dan sebagai permohonan keselamatan. Tradisi ini sudah menjadi budaya tahunan yang berpotensi besar mendukung sektor pariwisata di kawasan Carita dan sekitarnya,” ujar Andra Soni dalam keterangannya di Kota Serang, Minggu (13/7).

Andra Soni menghadiri pembukaan Hari Jadi ke-47 Carita dan Ruwat Laut, Kabupaten Pandeglang, Minggu.

Gubernur menyebutkan, kegiatan tersebut memperlihatkan daya tarik yang kuat bagi wisatawan. Antusiasme masyarakat pun terlihat dari banyaknya perahu yang ikut serta dalam prosesi ruwatan laut.

“Alhamdulillah saya melihat ada sekitar 500 perahu yang berukuran besar dan kecil yang isinya penuh, sehingga ini sangat menarik dan menyenangkan,” ujarnya.

Menurut Andra, sektor kelautan dan wisata bahari di Carita dapat menjadi penggerak ekonomi lokal jika dikelola secara inklusif dengan pendekatan ekonomi biru dan keterlibatan masyarakat sebagai pelaku utama.

Sebaiknya Anda baca juga:

“Kita bersyukur Banten diberikan banyak kelebihan, salah satunya alam yang indah. Semoga wisata di Carita bisa terus meningkat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat Carita untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sebagai bagian penting dari ekosistem pariwisata. Pelayanan yang ramah dan fasilitas yang tertata, menurutnya, akan menjadi kunci pertumbuhan wisata berkelanjutan.

“Memanfaatkan potensi, kita harus melakukan kegiatan produktif seperti ini yang diselenggarakan masyarakat Carita,” ujar dia.

Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi yang turut hadir mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pelestarian budaya dan kelestarian lingkungan.

Dia mendorong agar promosi wisata Carita ditingkatkan, termasuk penataan keselamatan transportasi laut.

“Harapannya ke depan promosinya lebih ditingkatkan serta tertata dengan baik dari segi keamanan dan keselamatan perahu yang mengikuti acara,” ucap Yudian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.