Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

15 Tenaga Pendidik Telah Disiapkan untuk Sekolah Rakyat di Pamekasan

📅 Minggu, 13 Jul 2025, 23:05 WIB | Oleh:
15 Tenaga Pendidik Telah Disiapkan untuk Sekolah Rakyat di Pamekasan Doc: Antara

Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur menyiapkan sebanyak 15 orang tenaga pendidik yang akan bertugas di Sekolah Rakyat di wilayah itu.

"Mereka ini merupakan orang-orang yang telah dinyatakan lolos dalam proses seleksi Kementerian Sosial Republik Indonesia," kata Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan Fadlillah di Pamekasan, Minggu.

Ia menjelaskan, dari 15 tenaga pendidik itu, sebanyak 11 orang di antaranya merupakan guru mata pelajaran.

Empat orang lainnya masing-masing sebagai kepala sekolah, wali asuh, wali asrama dan operator sekolah.

"Untuk jabatan kepala sekolah adalah tenaga pendidik yang selama ini mengabdi di Disdikbud Kabupaten Pamekasan," ujar Fadlillah.

Terkait dengan jumlah siswa yang akan masuk Sekolah Rakyat di Kabupaten Pamekasan itu, Fadlillah menjelaskan, sebanyak 50 orang.

Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang dinaungi oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Tujuannya menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin, terutama miskin ekstrem.

Seluruh biaya pendidikan Sekolah Rakyat, mulai dari seragam, makan, asrama, peralatan sekolah, dan lainnya, akan ditanggung negara 100 persen atau gratis.

Program ini sebagai upaya memuliakan masyarakat kurang mampu dan mendorong mereka untuk hidup lebih maju, sehingga dapat berperan signifikan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekolah Rakyat akan mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA dengan konsep sekolah berasrama (boarding school).

Kurikulum yang diterapkan akan mengacu pada standar pendidikan nasional (mata pelajaran formal). Dengan tambahan materi khusus yang menekankan penguatan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan sesuai kebutuhan siswa dan lingkungan mereka.

Sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga yang termasuk dalam desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang merupakan kelompok dengan kondisi ekonomi paling rentan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Menko PM Dorong Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menko PM Dorong Perumahan J...
Advertisement
Menko Perekonomian: Pekerja dengan Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Menko Perekonomian: Pekerja dengan Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.