Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Mataram Siapkan Rp6 Miliar BTT untuk Penanganan Pascabanjir

📅 Kamis, 10 Jul 2025, 15:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Mataram Siapkan Rp6 Miliar BTT untuk Penanganan Pascabanjir Doc: ANTARA
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram H Lalu Alwan Basri.

MATARAM – Pemerintah Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyiapkan anggaran sebesar Rp6 miliar bersumber dari biaya tak terduga (BTT) untuk melakukan penanganan pascabanjir bandang di daerah itu yang terjadi pada Minggu, 6 Juli 2025.

"Dana BTT itu akan kami gunakan untuk melakukan intervensi langsung bagi warga terdampak serta penanganan melalui kegiatan-kegiatan lainnya pasca banjir," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H Lalu Alwan Basri, di Mataram, Kamis (10/7).

Intervensi yang akan dilakukan pemerintah kota antara lain perbaikan rumah warga, serta fasilitas umum seperti jalan, jembatan, sekolah, tempat ibadah, dan lainnya.

Sekda mengatakan, dana BTT yang disiapkan Pemerintah Kota Mataram sebesar Rp6 miliar itu bisa jadi bertambah karena akan ada bantuan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), BPBD Provinsi NTB, serta tambahan dari dana BTT Pemerintah Provinsi NTB.

"Dana BTT tersebut tidak hanya untuk melakukan intervensi fisik, melainkan juga non-fisik untuk pemulihan pascabanjir," katanya.

Khusus untuk bantuan dari BNPB, lanjut Sekda, sebagian besar akan diberikan dalam bentuk barang seperti alat untuk membongkar beton (jackhammer), alat potong, seragam sekolah, kompor gas, dan perahu karet.

Selain itu, BNPB juga akan memberikan bantuan sewa alat berat untuk penanganan dan pembersihan titik-titik banjir, berupa sewa excavator, kendaraan, dan bantuan peralatan lainnya.

"Untuk bantuan sewa itu, kami akan melakukan penghitungan dan usulkan ke BNPB. Bantuan sewa alat, kami diberikan berupa dana," katanya.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mataram terakhir pada Rabu (9/7-2025) pukul 16.00 WITA mencatat dampak kerusakan akibat banjir bandang tersebut sebanyak 75 unit rumah, tiga unit jembatan, dua unit bangunan sekolah, dua lokasi jalan rusak, tiga unit tempat ibadah, dan tiga unit perkantoran.

Sementara jumlah jiwa yang terdampak sebanyak 8.536 kepala keluarga (KK) atau 33.290 jiwa, enam orang luka-luka, satu meninggal, dan 740 jiwa mengungsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.