Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Riau Carikan Sekolah Lain untuk Anak Tesso Nilo

📅 Rabu, 09 Jul 2025, 16:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Riau Carikan Sekolah Lain untuk Anak Tesso Nilo Doc: Antara
Ket. Gubernur Riau Abdul Wahid berbicara dengan awak media di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (9/7).

Jakarta - Gubernur Riau Abdul Wahid mengatakan bahwa pihaknya tengah berupaya menampung anak-anak yang bersekolah di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Kabupaten Pelalawan, Riau, di sekolah lain.

“Sedang kami komunikasikan semua. Kami lagi berusaha menampung mereka di sekolah yang ada,” kata Wahid di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (9/7).

Sebagai informasi, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menguasai kembali 81.793 hektare lahan di TNTN sehingga sebagian masyarakat setempat direlokasi dan berdampak pada kebutuhan pendidikan anak-anak.

Wahid mengatakan bahwa pemerintah provinsi (pemprov) telah meminta bantuan Satgas PKH untuk mencari jalan keluar atas masalah ini.

Gubernur Riau itu juga meminta Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) untuk membantu pihaknya dalam hal tata kelola sekolah.

“Kalau bisa, Menteri Pendidikan juga ikut andil dalam membantu kami dalam tata kelolanya,” ujarnya.

Adapun saat ini, lanjut Wahid, pemerintah setempat tengah memverifikasi para penduduk yang bermukim di TNTN.

“Sedang verifikasi mana penduduk yang benar-benar sudah bermukim di sana sejak lama, mana yang memang direkrut oleh cukong,” katanya.

Sementara itu, Wadan Satgas PKH Brigjen TNI Dodiawa Triwinarto mengungkapkan bahwa terdapat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di kawasan TNTN.

“Sementara, data ini baru enam (sekolah) yang kita peroleh dan juga sedang diinventarisasi oleh kawan-kawan pemerintah daerah dan satgas,” ujarnya.

Dia juga menyebut bahwa terdapat sekolah jarak jauh yang merupakan sekolah perwakilan dengan bangunan semi-permanen.

“Jadi, sekolah induknya SD-nya di kawasan HTI (hutan tanaman industri), tapi dia karena bapaknya bekerja di situ, dia menitipkan anak dengan sekolah jarak jauh,” ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) menekankan bahwa hak atas pendidikan bagi anak-anak di kawasan TNTN tidak boleh dikorbankan dalam proses penertiban oleh Satgas PKH.

“Kebijakan yang dibuat harus diletakkan dalam kerangka melindungi dan memenuhi hak-hak dasar warga negara, termasuk hak atas pendidikan anak-anak di kawasan Tesso Nilo. Hak atas pendidikan bagi anak-anak tidak boleh menjadi korban,” kata Direktur Jenderal Pelayanan dan Kepatuhan HAM Kementerian HAM Munafrizal Manan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

OJK Perketat Transparansi Pinjaman Online

24 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK Perketat Transparansi P...
Nasional
436 Prajurit TNI AU Resmi j...
Daerah
Buron Kasus Pembunuhan Suha...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.