Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ARTJOG Cerminkan Visi-Misi Ekraf lewat Inkubator Berbasis Kolaborasi

📅 Sabtu, 28 Jun 2025, 21:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
ARTJOG Cerminkan Visi-Misi Ekraf lewat Inkubator Berbasis Kolaborasi Doc: ANTARA
Ket. Wamenekraf Irene Umar melihat kreativitas anak hingga seniman berkolaborasi di ARTJOG 2025, Jogja National Museum, Yogyakarta, Jumat (27/6/2025).

YOGYAKARTA – Pameran tahunan ke-18 ARTJOG di Jogja National Museum, Wirobrajan, Yogyakarta, pada 20 Juni hingga 31 Agustus 2025 mencerminkan visi-misi ekonomi kreatif, yang bukan hanya soal kreatif tetapi menghadirkan sisi ekonomi, melalui program inkubator berbasis kolaborasi.

Dua aspek itu ditonjolkan lewat perpaduan kreativitas anak hingga seniman dalam program bertajuk "ARTJOG Kids", yang diperlihatkan saat Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar berkunjung ke pameran tahunan di Yogyakarta itu secara langsung pada Jumat (27/6).

"Setelah melihat karya seniman yang ada di ARTJOG ini seperti dibawa ke dalam alam berbeda, karena setiap ruangan memiliki perasaan berbeda," kata Irene dalam siaran pers Kementerian Ekonomi Kreatif di Jakarta, Sabtu (28/6).

Ia mengatakan kehadiran seniman muda menambahkan dimensi kecerahan dan elemen warna yang unik pada pameran tersebut, membuatnya menjadi sebuah pameran yang benar-benar menggambarkan Indonesia.

Menurut Irene, pameran ARTJOG juga mencoba melampaui tujuan komersial semata dengan visi yang lebih luas, yaitu memberi dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

"Di sana kita bisa melihat perpaduan antara penjualan, hiburan, dan kegiatan sosial, yang berarti kegiatan ini bukan hanya sebagai keuntungan tetapi memiliki tujuannya bagi planet yang tergambar pada konter cenderamata," kata Irene.

Wamen Ekraf mengungkapkan ARTJOG menghadirkan 44 seniman undangan, 2 seniman komisi khusus, serta 44 peserta anak dan remaja dalam program "ARTJOG Kids".

Tak hanya menjadi etalase seni, ARTJOG 2025 dilengkapi dengan beragam program pendukung seperti tur eksibisi, berbagai pertunjukan seni yang terbuka bagi publik penghargaan kepada seniman muda, bengkel seni, pameran tiga proyek seni spesial (special project) dari Murakabi Movement (Yogyakarta), ruangrupa (Jakarta), dan Devfto Printmaking Institute (Bali) untuk menyelami gagasan tentang bentuk praktik kesenian yang melibatkan publik secara langsung pada karya.

Secara interaktif, terdapat sejumlah diskusi dan lokakarya sebagai elemen yang melengkapi keberlangsungan dan kekayaan wacana dari karya yang sedang dipamerkan dalam dua program bertajuk "Meet The Artist" dan "Workshop".

Rangkaian program tersebut menunjukkan komitmen ARTJOG sebagai platform inkubator berbasis kolaborasi dan interaksi yang kuat melibatkan masyarakat luas.

Kehadiran Wamen Ekraf Irene Umar, didampingi oleh Direktur Kriya Kementerian Ekraf Neli Yana, serta Pendiri dan Direktur Artistik ARTJOG Heri Pemad dan Seniman Bambang Toko W., menegaskan dukungan nyata pemerintah terhadap sektor seni sebagai salah satu penggerak utama ekonomi kreatif.

Visi dan misi Kementerian Ekonomi Kreatif yang mengintegrasikan aspek kreativitas dengan nilai-nilai ekonomi, sosial, dan budaya, terefleksi jelas dalam penyelenggaraan ARTJOG.

Melalui semangat yang mencerminkan budaya, inovasi, dan kearifan lokal, ARTJOG diharapkan semakin menempatkan Indonesia sebagai unggulan di peta seni rupa kontemporer global sekaligus memperkuat identitas nasional melalui karya-karya seniman Tanah Air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Megapolitan
BMKG Bawa Kabar Baik untuk ...
Megapolitan
18 Rumah Terbakar di Kebayo...
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.