Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jakut Minta Organisasi Perangkat Daerah Antisipasi Banjir

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 17:58 WIB | Oleh:
Pemkot Jakut Minta Organisasi Perangkat Daerah Antisipasi Banjir Doc: ANTARA/Putra M Akbar
Ket. Warga menggunakan gerobak mengangkut sepeda motor dan pengendara melintasi banjir di Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (8/7)

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Utara (Pemkot Jakut) meminta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengantisipasi terjadinya genangan dan banjir akibat cuaca ekstrem di daerah setempat.

"Kami telah memerintahkan seluruh jajaran, baik lurah, camat hingga Suku Dinas terkait, dan masyarakat untuk bahu-membahu dalam memonitor wilayah rawan genangan maupun hal-hal yang diperlukan," kata Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat di Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan banjir yang dipicu hujan berintensitas tinggi yang terjadi pada Minggu (6/7) dan Senin (7/7) membuat lingkungan permukiman di dua RT di RW 01, Kelurahan Kapuk Muara tergenang dengan ketinggian air berkisar 50 sentimeter (cm).

"Saya bersyukur, di Jakarta Utara tidak banyak terjadi genangan dan banjir, relatif masih dalam kondisi aman terkendali dan kondusif," katanya. 

Hendra menyampaikan terima kasih kepada seluruh pemangku kebijakan terkait yang telah memberikan atensi, perhatian, kerja sama dan koordinasi untuk mengantisipasi dan menanggulangi semua dampak yang mungkin terjadi.

Ia mengapresiasi seluruh petugas dan semua yang terus berkoordinasi dan bekerjasama, baik itu antisipasi terhadap genangan, banjir, pohon tumbang, kemacetan dan lain sebagainya.

"Semoga kami bisa mengatasi maupun menanggulangi kejadian yang ada," kata dia.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat dua RT di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara masih terendam banjir akibat curah hujan tinggi disertai banjir rob atau banjir pesisir yang terjadi di wilayah setempat.

"Hingga pukul 15.00 WIB dua RT tercatat terendam banjir setinggi 50 centimeter," kata Kepala Pusat Data Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan.

Ia mengatakan ketinggian air sudah berkurang dibanding saat Selasa pagi sekitar pukul 06.00 WIB yang mencapai 65 cm.

Menurut dia, banjir yang terjadi di Jakarta Utara ini disebabkan curah hujan yang tinggi sejak Minggu (6/7).

Kondisi ini diperparah dengan adanya banjir pesisir atau banjir rob yang terjadi di pesisir utara Jakarta.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Satpel) Sumber Daya Air Kecamatan Penjaringan, Pendi menambahkan, genangan yang sempat terjadi di RW 01, Kelurahan Kapuk Muara disebabkan luapan dari Kali Angke.

"Alhamdulillah, siang hari ini sudah surut total. Sejak kemarin kita sudah mengaktifkan seluruh pompa agar genangan tidak berlarut lama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.