Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jebret, Trump Mengumumkan Tarif Baru hingga 40% pada Sejumlah Negara dan Jumlahnya Terus Bertambah

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 17:18 WIB | Oleh:

Sementara itu, Bangladesh, Indonesia, dan Kamboja merupakan pusat manufaktur utama untuk pakaian dan aksesori.

Surat Trump kepada Perdana Menteri Kamboja mengancam tarif sebesar 36 persen, 13 poin persentase lebih rendah daripada yang berlaku pada bulan April, sebelum tarif tersebut dihentikan.

Saham anjlok

Saham anjlok pada tengah hari setelah Trump mengumumkan surat pertama dan terus anjlok ketika Trump mengumumkan tarif dengan tingkat bervariasi dari 25 persen hingga 40 persenpada negara-negara termasuk Myanmar, Malaysia, Kazakhstan, Laos, dan Afrika Selatan.

Meskipun Trump mengatakan tarif khusus negara tidak akan dibebankan pada tarif sektoral, saham perusahaan otomotif yang memiliki pabrik manufaktur besar di Jepang dan Korea Selatan menurun tajam. Saham perusahaan otomotif besar Jepang Toyota, Nissan, dan Honda yang terdaftar di AS turun masing-masing sebesar 4 persen, 7,16 persen, dan 3,86 persen.

Namun, penurunan tersebut mungkin mencerminkan meningkatnya kemungkinan Trump berpotensi menaikkan tarif pada mobil dari kedua negara jika mereka membalas tarif umum 25 persen, jika berlaku, dengan mengenakan tarif lebih tinggi pada barang-barang Amerika.

“Tarif ini dapat dimodifikasi, naik atau turun, tergantung pada hubungan kita,” Trump mengakhiri suratnya sebelum menandatangani.

Dow ditutup turun 422 poin, atau 0,94 persen. S&P 500 turun 0,79 persen dan Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,92 persen. Ketiga indeks utama mencatat hari terburuk dalam sekitar tiga minggu. Sementara itu, saham-saham di Asia mulai diperdagangkan datar pada hari Selasa. hingga 40 persen pada negara-negara termasuk Myanmar, Malaysia, Kazakhstan, Laos, dan Afrika Selatan.

Meskipun Trump mengatakan tarif khusus negara tidak akan dibebankan pada tarif sektoral, saham perusahaan otomotif yang memiliki pabrik manufaktur besar di Jepang dan Korea Selatan menurun tajam. Saham perusahaan otomotif besar Jepang Toyota, Nissan, dan Honda yang terdaftar di AS turun masing-masing sebesar 4 persen, 7,16 persen, dan 3,86 persen. 

Namun, penurunan tersebut mungkin mencerminkan meningkatnya kemungkinan Trump berpotensi menaikkan tarif pada mobil dari kedua negara jika mereka membalas tarif umum 25 persen, jika berlaku, dengan mengenakan tarif lebih tinggi pada barang-barang Amerika.

“Tarif ini dapat dimodifikasi, naik atau turun, tergantung pada hubungan kita,” Trump mengakhiri suratnya sebelum menandatangani.

Dow ditutup turun 422 poin, atau 0,94 persen. S&P 500 turun 0,79 persen dan Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,92 persen. Ketiga indeks utama mencatat hari terburuk dalam sekitar tiga minggu. Sementara itu, saham-saham di Asia mulai diperdagangkan datar pada hari Selasa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

56 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.