Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Bogor Jajaki Integrasi Transjakarta-KRL-Kendaraan Listrik

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 20:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Bogor Jajaki Integrasi Transjakarta-KRL-Kendaraan Listrik Doc: ANTARA
Ket. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengunjungi kediaman Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, di Jakarta, Selasa (8/7/2025).

KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjajaki integrasi layanan TransJakarta dan KRL Commuter Line yang dilengkapi angkutan pengumpan (feeder) berbasis kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas warga dari Kabupaten Bogor menuju Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Rudy usai berkunjung ke kediaman Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, di Jakarta, Selasa (8/7).

“Kami berdiskusi mengenai pengembangan transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan. Saat ini TransJakarta sudah masuk ke wilayah perbatasan seperti Cibinong dan Sentul. Kami ingin menyediakan angkutan feeder dari perumahan menuju halte busway atau stasiun KRL,” kata Rudy, di Bogor, Jawa Barat.

Menurut dia, integrasi antarmoda ini bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi warga Bogor yang setiap hari bekerja ke Jakarta.

"Kita butuh feeder—angkutan pengumpan—yang bisa menghubungkan perumahan-perumahan ke stasiun atau ke halte busway. Dengan begitu, warga Bogor yang setiap pagi bekerja ke Jakarta tidak perlu membawa kendaraan pribadi. Mereka cukup naik bus feeder lalu terhubung ke busway," ujarnya.

Rudy menambahkan, Pemkab Bogor juga tengah mempertimbangkan penggunaan kendaraan listrik dalam sistem angkutan massal sebagai bagian dari upaya menghadirkan transportasi publik yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto menjelaskan bahwa rencana integrasi transportasi akan menghubungkan jalur KRL Bogor-Jakarta dengan layanan TransJakarta melalui jaringan feeder di sejumlah titik.

“Beberapa lokasi yang kami identifikasi, antara lain Sentul Selatan, Pancakarsa. Nantinya kendaraan feeder akan mendukung konektivitas ke jalur utama,” kata Bayu.

Ia menyebut, integrasi moda ini juga mempertimbangkan pertumbuhan permukiman dan mobilitas tinggi masyarakat Bogor Raya. Selain itu, kendaraan feeder yang digunakan dirancang berbasis tenaga listrik untuk mendukung transportasi ramah lingkungan.

Bayu menambahkan, rencana tersebut juga mencakup pengembangan koridor bus wisata listrik yang melintasi Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Depok, dengan rute awal Kebun Raya Bogor-Pakansari-Margonda.

Terkait pelaksanaan, Pemkab Bogor akan melakukan kajian dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2025, dengan target uji coba dan implementasi pada 2026.

“Uji coba akan kami lakukan dengan melibatkan Organda, agar tidak mengganggu operasional pelaku transportasi yang sudah ada. Insya Allah bisa mulai direalisasikan tahun depan,” ujarnya pula.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
  • KADIN Sebut Industri Kendaraan Listrik Kurangi Emisi dan Buka Lapangan Kerja
    Ulasan dari Koran Jakarta ini memberikan landasan berpikir ...
  • 4,45 Juta IKM Wajib Hijau Kalau Mau Tembus Rantai Pasok Global & Akses Pembiayaan
    Langkah taktis yang sangat presisi dari Kemenperin. Mengacu ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Dua Daerah yang Mengalami Inflasi Paling Tinggi  

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Dua Daerah yang Mengalami I...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unila dan Unsoed

Dugaan Korupsi dalam Penerimaan Mahasiswa Baru Tak Hanya Terjadi di Unila dan Unsoed

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.