Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Banjir, Pemkot Tangerang Dukung Rencana Revisi RTRW

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 17:45 WIB | Oleh:
Atasi Banjir, Pemkot Tangerang Dukung Rencana Revisi RTRW Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Wali Kota Tangerang Sachrudin (tengah) bersama Gubernur Banten Andra Soni (kanan) saat meninjau banjir di Ciledug, Selasa.

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang, Banten mendukung rencana Gubernur Banten merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) karena adanya indikasi pelanggaran pembangunan di daerah aliran sungai (DAS) yang membuat saluran air menjadi kecil dan menyebabkan banjir.

"Pak Gubernur sudah mengajak Pemkot Tangerang untuk melakukan kajian bersama mengenai revisi tata ruang. Bahkan ini sudah disampaikan kepada Menteri ATR serta Menteri PU beberapa waktu lalu. Agar nanti ketika ada pelanggaran bisa diketahui," kata Wali Kota Tangerang Sachrudin ditemui di perumahan Ciledug Indah, Selasa.

Ia menuturkan jika penanganan banjir itu tidak bisa dilakukan sepihak tetapi harus melibatkan banyak pihak agar tuntas dari hulu, tengah dan hilir. Apalagi sungai dan kali ini adalah kewenangan pusat dan provinsi sehingga harus disinergikan.

Maka itu, adanya keinginan dan arahan dari Gubernur Banten untuk melakukan revisi RTRW di daerah maka penanganan banjir di Tangerang bisa jadi perhatian pusat. Sebab Gubernur bisa sampaikan usulan itu langsung kepada Presiden.

"Kita harap Pak Gubernur bisa langsung meminta kepada kementerian untuk penanganan banjir di Banten menjadi prioritas, termasuk dengan Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane," ujarnya.

Lalu untuk penyebab banjir di Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan jika hal tersebut karena adanya kegiatan turap yang belum selesai, namun langsung diantisipasi dengan pemasangan kisdam. Begitu juga dengan luapan dari Kali Angke yang dibuat tanggul sementara.

"Kita fokus pada evakuasi kepada warga terdampak dan penanganan lokasi tanggul sudah diantisipasi oleh petugas lapangan sejak malam," katanya.

Sebelumnya Gubernur Banten Andra Soni mengatakan Pemprov dan kabupaten/Kota akan melakukan pendataan terkait langkah jangka pendek yang akan dilakukan.

"Kita ke depan akan revisi mengenai tata ruang dan pemanfaatan ruang agar aliran sungai ini memiliki ruang sendiri dan tak ada penyempitan khususnya daerah aliran sungai," ujarnya.

Gubernur juga mengatakan jika banjir ini bukan karena faktor kiriman dari daerah lain melainkan kapasitas daya tampung air yang perlu dicek lagi agar sesuai dengan kebutuhan. Apalagi tidak mungkin merelokasi warga yang sudah tinggal bertahun-tahun di permukiman.

"Ini adalah kerja bersama semuanya termasuk dengan Jakarta dan Jabar dalam program Jabodetabek-puncur agar bisa sesuai dengan tata ruang ke depan dan banjir bisa selesai dalam segera," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Olahraga
Inter Milan Datangkan Djed ...
Nasional
86 Persen BTS Terdampak Gem...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter

17 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.