Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenhut Memprioritaskan Tiga Isu Utama di Kawasan TN Komodo

📅 Senin, 07 Jul 2025, 23:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenhut Memprioritaskan Tiga Isu Utama di Kawasan TN Komodo Doc: ANTARA
Ket. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat meresmikan Gedung Komando Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Bali dan Nusa Tenggara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

LABUAN BAJO – Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Dwi Januanto Nugroho menyatakan pihaknya memprioritaskan tiga isu utama yang terjadi di kawasan Taman Nasional (TN) Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Setidaknya ada tiga hal atau isu utama yang pertama adalah menyangkut perlindungan hutan di kawasan TN Komodo yang memang membutuhkan dukungan penegakan hukum dalam hal ini utamanya perburuan rusa," katanya di Labuan Bajo, Senin (7/7).

Ia menyampaikan hal tersebut dalam Peresmian Gedung Komando Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Bali dan Nusa Tenggara di Labuan Bajo.

Dalam isu pertama yakni perburuan rusa, lanjut dia, menjadi perhatian karena perburuan satwa dilindungi ini akan mengakibatkan berkurangnya satwa rusa akan mengganggu aspek rantai makanan. Satwa rusa di kawasan TN Komodo juga merupakan pakan bagi Komodo.

"Kami bersama dengan TNI-Polri melakukan operasi gabungan terkait dengan isu perburuan rusa ini yang memang mengancam kelestarian Komodo sebagai satwa yang ikonik atau ditetapkan sebagai satwa liar di Taman Nasional Komodo," katanya.

Namun demikian, lanjut dia, penegakan hukum dalam isu tersebut mengedepankan pendekatan kultural dan struktural sehingga membutuhkan kerja sama, kolaborasi dan dukungan semua pihak.

Isu kedua yang menjadi prioritas, kata dia, adalah isu pengendalian kebakaran hutan di dalam kawasan TN Komodo serta isu ketiga adalah peningkatan keselamatan dan keamanan bagi pengunjung kawasan TN Komodo.

"Kita harus memperluas cakrawala kerja kita terkait juga kebencanaan mengingat TN Komodo menjadi satu destinasi wisata, tentu hal-hal yang menyangkut kebencanaan, keselamatan wisata itu menjadi aras perhatian dan tentu menjadi tugas kami nanti untuk mengoptimalkan seluruh resources yang ada di sini," katanya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyatakan penegakan hukum dinilai memerankan peranan yang sangat signifikan dan peran yang sangat penting di Kemenhut karena potensi pelanggaran yang besar di dalam kawasan taman nasional.

Ia juga berharap Gedung Pusat Komando Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Bali dan Nusa Tenggara di Labuan Bajo melakukan penegakan hukum demi keberlanjutan lingkungan.

"Sekali lagi selamat dan terima kasih kepada teman-teman yang sudah bekerja keras untuk memastikan bahwa gedung ini akan berfungsi dan dari pusat dilihat sekali lagi mudah-mudahan secara fungsional gedung ini akan dapat melakukan penegakan hukum, agar sekali lagi hutan kita tetap Lestari dan kesejahteraan masyarakat itu pasti," katanya.

Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dalam sambutannya menyambut baik Gedung Pusat Komando Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Bali dan Nusa Tenggara (Balinusra) di Labuan Bajo yang akan meningkatkan penegakan keadilan lingkungan dan melindungi kawasan dari kejahatan lingkungan.

"Mari kita berkolaborasi tidak hanya dalam tataran bagaimana membangun sinergitas kerja, termasuk hal apa yang didapat dan mari kita berbagi untuk mewujudkan yang namanya kemajuan dan kesejahteraan rakyat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.