Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPKAD Serang Ungkap Mayoritas APBD Perubahan untuk Gaji Pegawai

📅 Senin, 07 Jul 2025, 20:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPKAD Serang Ungkap Mayoritas APBD Perubahan untuk Gaji Pegawai Doc: Antara
Ket. Suasana rapat paripurna di Aula DPRD Kota Serang, Banten, Senin (7/7).

Serang, Banten - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Serang, Banten, menyebutkan alokasi belanja pegawai dalam Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 mencapai 40 persen dari total belanja.

Kepala Bidang Anggaran BPKAD Kota Serang Arif Rediwinata di Serang, Banten, Senin (7/7), mengatakan komposisi nilai belanja pegawai masih mendominasi dalam Raperda Perubahan APBD Kota Serang yakni mencapai 40 persen dari total anggaran belanja sebesar Rp1,6 triliun.

"Iya, belanja pegawai mendominasi, karena memang ada pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) lagi," katanya.

Arif mengakui persentase belanja pegawai saat ini berada di kisaran 40 persen dari total belanja APBD, melebihi ketentuan maksimal 30 persen sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

Menurutnya, Pemerintah Kota Serang masih memiliki waktu hingga 2027 untuk menyesuaikan proporsi belanja pegawai sesuai ketentuan.

Upaya yang akan dilakukan di antaranya melalui peningkatan pendapatan anggaran daerah (PAD) agar ruang fiskal daerah menjadi lebih longgar.

"Skema idealnya dengan menaikkan PAD. Tapi kalau tidak, ya terpaksa menyesuaikan belanja pegawai. Kita masih lihat bagaimana hasil pembahasan APBD finalnya nanti," ujarnya.

Arif menambahkan angka pastinya akan disampaikan usai proses pembahasan selesai, mengingat dinamika anggaran yang masih bisa berubah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, menyampaikan nota pengantar Raperda Perubahan APBD 2025 secara garis besar pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1,6 triliun dan belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp1,6 triliun serta pembiayaan daerah sebesar Rp67 miliar.

"Kami menyusun rancangan ini dengan niat tulus dan semangat kolaborasi karena kami percaya Kota Serang hanya bisa maju apabila pemerintah dan DPRD saling sinergi dan kolaborasi," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.