BMKG Pacu Modernisasi Prediksi Bencana dengan AI, meski Anggaran Minim
📅 Senin, 07 Jul 2025, 13:15 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) tetap berkomitmen melanjutkan program modernisasi prediksi prakiraan cuaca berisiko bencana yang berbasis artificial intelligence (AI) dan big data meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan bahwa transformasi digital adaptif menjadi langkah penting untuk memperkuat sistem perlindungan sosial adaptif terhadap risiko bencana dan krisis sosial.
“Data yang akurat dan cepat adalah kunci agar mitigasi bencana berjalan lebih efektif,” kata Dwikorita dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (7/7).
Namun, ia mengungkapkan bahwa anggaran untuk pengelolaan big data dan pengembangan database turun drastis dari Rp168,5 miliar pada 2025 menjadi hanya Rp1,1 miliar di pagu indikatif 2026.
Meski demikian, BMKG tetap berkomitmen menjaga service level agreement di angka 97 persen, artinya toleransi kesalahan hanya boleh maksimal 3 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
BMKG juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian PPN/Bappenas untuk mengusulkan tambahan anggaran agar transformasi digital tetap berjalan.
Inovasi ini penting untuk mendukung prediksi lebih dini, terutama pada cuaca ekstrem dan potensi gempa bumi yang langsung berdampak pada keselamatan publik.
Dwikorita menambahkan bahwa modernisasi sistem akan membantu petugas lapangan hingga operator transportasi laut dan udara mengambil keputusan lebih cepat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Harapannya, layanan ini tetap terjaga demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat luas,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!