Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemensos Pastikan Kegiatan Sekolah Rakyat di Banyumas segera Dimulai

📅 Minggu, 06 Jul 2025, 22:50 WIB | Oleh:
Kemensos Pastikan Kegiatan Sekolah Rakyat di Banyumas segera Dimulai Doc: ANTARA/Sumarwoto
Ket. Sejumlah pekerja menata perabot di salah satu ruangan Sentra Satria Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (4/7), yang akan dijadikan sebagai asrama bagi siswa Sekolah Rakyat.

Banyumas -- Kementerian Sosial memastikan kegiatan belajar mengajar Sekolah Rakyat di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang menempati sejumlah ruangan di Sentra Satria Baturraden yang merupakan salah satu unit pelaksana teknis Kemensos dapat segera dimulai sesuai rencana.

Kepala Sentra Satria Baturraden Darmanto di Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jumat, mengatakan hingga saat ini renovasi terhadap sejumlah ruangan di Sentra Satria yang akan digunakan untuk Sekolah Rakyat masih berjalan.

Bahkan, pihaknya juga telah menerima pengiriman berbagai perabot seperti meja belajar, meja kelas, lemari, kasur, dan sebagainya untuk kebutuhan Sekolah Rakyat.

"Yang jelas untuk kesiapan Sentra Satria Baturraden untuk bangunan dan sarpras (sarana dan prasarana) nanti tanggal 8 Juli ini sudah diserahkan dari PU (Kementerian Pekerjaan Umum) ke Kemensos," katanya.

Selanjutnya pada tanggal 14 Juli, kata dia, akan dilakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh siswa Sekolah Rakyat di Sentra Satria Baturraden.

Menurut dia, pemeriksaan kesehatan tersebut akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia berbarengan dengan peluncuran Sekolah Rakyat.

Terkait dengan jumlah siswa Sekolah Rakyat di Banyumas, dia mengatakan berdasarkan perekrutan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Banyumas berkolaborasi dengan Kemensos, pada awalnya terdapat 105 anak dari keluarga prasejahtera yang diusulkan.

Oleh karena Sekolah Rakyat di Banyumas pada tahap pertama hanya menyediakan dua rombongan belajar untuk jenjang sekolah menengah pertama, dari 105 anak tersebut dilakukan seleksi hingga akhirnya didapatkan 50 calon siswa yang terdiri atas 26 perempuan dan 24 laki-laki.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Akan tetapi setelah surat keputusannya turun, ternyata ada satu siswa yang mengundurkan diri, sehingga kami segera carikan penggantinya dari siswa yang sebelumnya tidak lolos seleksi," katanya.

Dengan demikian, kata dia, jumlah siswa Sekolah Rakyat di Banyumas tetap sebanyak 50 anak yang akan diampu oleh 13 guru dan seorang kepala sekolah sebagai tenaga pendidik dibantu oleh sejumlah pekerja sosial Sentra Satria Baturraden sebagai tenaga kependidikan.

Dalam hal ini, lanjut dia, setiap 10 siswa akan didampingi oleh seorang pendamping sebagai wali asuh yang berasal dari kalangan pekerja sosial.

"Nanti juga ada wali asrama yang akan menggerakkan anak-anak. Di sini ada dua asrama, yakni asrama perempuan dan asrama laki-laki," katanya menjelaskan.

Lebih lanjut dia mengatakan Sekolah Rakyat yang menempati bangunan Sentra Satria Baturraden merupakan embrio karena nantinya akan berlokasi di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang, Banyumas, yang saat ini masih dalam tahap persiapan lahan dan telah dicek oleh Kementerian Pekerjaan Umum.

Selain di Banyumas, kata dia, ada satu kabupaten lain di wilayah kerja Sentra Satria Baturraden yang juga akan menyelenggarakan Sekolah Rakyat, yakni Banjarnegara yang menyediakan tiga rombongan belajar dengan menggunakan gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Banjarnegara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

MILITER

Tokyo Ingin Tingkatkan Kekuatan Militer

27 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Tokyo Ingin Tingkatkan Keku...
Luar Negeri
Korsel Keluarkan Peringatan...

Arsenal Kejar Hasil Sempurna Pramusim

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Arsenal Kejar Hasil Sempurn...

Cadangkan Pemain yang Tak Maksimal

1.5 jam yang lalu | Sujar

Olahraga
Cadangkan Pemain yang  Tak ...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.