Korsel Gelar Investigasi Gabungan Terkait Dugaan Limbah Nuklir Korut
📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 20:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Doc: YONHAP News
SEOUL - Pemerintah Korea Selatan membantah klaim terkait dugaan limbah radioaktif yang mengalir dari fasilitas Pyongsan, Korea Utara ke perairan dekat Pulau Ganghwa. Meski demikian, isu tersebut masih terus bergulir di sebagian masyarakat.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah memutuskan untuk memulai investigasi gabungan antara kementerian terkait mulai Jumat (04/07) guna memverifikasi fakta di lapangan. Hal ini dilakukan untuk meredakan kekhawatiran di masyarakat. Tidak hanya itu, dugaan limbah di kawasan tersebut juga ramai diperbincangkan di dunia maya.
Komisi Keamanan Nuklir Korea Selatan dalam keterangan resminya memaparkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat dengan lembaga-lembaga pemerintah pada Kamis (3/7) untuk membahas dugaan kemungkinan limbah dari fasilitas pengolahan uranium di Pyongsan, Korea Utara.
Investigasi dipimpin oleh Kementerian Unifikasi bersama dengan Komisi Keamanan Nuklir, Kementerian Maritim, serta Kementerian Lingkungan Hidup. Pemerintah akan melakukan pemeriksaan di 10 titik, termasuk Pulau Ganghwa dan muara Sungai Han, yang merupakan lokasi terdekat dengan muara Sungai Yesong di Korea Utara, yang diduga menjadi jalur masuk limbah tersebut.
Pemerintah akan memeriksa kemungkinan adanya pencemaran zat radioaktif seperti uranium dan cesium, serta kandungan logam berat di area-area yang ditentukan. Hasil dari investigasi tersebut akan dianalisis selama kurang lebih dua pekan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah proses analisis rampung, pemerintah berencana untuk mengumumkan hasilnya secara transparan kepada publik. KBS/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!