Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Donggala Siapkan Pertanian Modern: Padi Organik 1.000 Ha Jadi Contoh Nyata

📅 Sabtu, 05 Jul 2025, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Donggala Siapkan Pertanian Modern: Padi Organik 1.000 Ha Jadi Contoh Nyata Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat menanam padi di area persawahan Desa Watatu Kecamatan Banawa Selatan, Donggala, Sulteng, Sabtu (5/7/2025).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengajak masyarakat di daerah itu untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan pertanian yang modern berbasis teknologi dengan tetap ramah lingkungan.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan pentingnya kolaborasi seluruh petani, penyuluh, aparat desa, dan generasi muda, untuk meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Donggala.

"Tentunya ini merupakan salah satu upaya penting yang dilakukan untuk mendukung peningkatan produksi serta ketahanan pangan di Donggala," kata Vera saat berkunjung ke Desa Watatu, Kecamatan Banawa Selatan, Sabtu.

Ia mengemukakan pemerintah daerah sudah menyiapkan berbagai program dan dukungan, seperti pemberian bantuan benih, pupuk, alat mesin pertanian, hingga akses persoalan dan pasar.

"Kami berharap agar seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam meningkatkan produksi pertanian di Kabupaten Donggala," ucapnya.

Gerakan Petani Tangguh Rakyat Untung (Petarung) di Kabupaten Donggala merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan di Donggala.

"Ini aksi nyata dengan melibatkan semua pihak terkait untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan memperkuat ekonomi lokal di Kabupaten Donggala," sebutnya.

Menurut dia, pertanian adalah denyut nadi kehidupan masyarakat di sebagian besar wilayah Donggala.

"Lebih dari 60 persen warga Donggala menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, sehingga tugas pemerintah adalah memastikan bahwa sektor ini terus tumbuh, tangguh dan berdaya saing," katanya.

Vera menjelaskan Gerakan Petarung tersebut hanya simbol kebangkitan dan semangat bersama untuk membangun sektor pertanian yang tangguh dan berkelanjutan yakni sektor tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan.

"Tahun 2025 ini melalui APBD akan disalurkan bantuan berupa benih, bibit, pupuk, dan alat mesin pertanian," ujarnya.

Ia memastikan pemerintah daerah ke depan terus berkomitmen untuk memperkuat program penyuluhan, bantuan sarana produksi pertanian, dan penguatan kelembagaan petani.

"Kita tidak akan membiarkan petani berjalan sendiri, negara harus hadir dan kita semua harus menjadi bagian dari solusi bersama," tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.