NTB Catat Penurunan Angka Stunting Menjadi 6,7 Persen
📅 Jumat, 04 Jul 2025, 14:13 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: ANTARA/Nirkomala
MATARAM - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebutkan, angka kasus stunting di Mataram sampai bulan Mei 2025 turun menjadi 6,7 persen atau sekitar 1.600 kasus dari 7,6 persen atau sekitar 1.900 kasus stunting pada balita.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr H Emirald Isfihan di Mataram Jumat,mengatakan, penurunan angka stunting tersebut dinilai cukup bagus sehingga pihaknya optimistis target lima persen hingga akhir tahun 2025 bisa tercapai.
Guna mencapai target tersebut, Dinkes Kota Mataram telah melakukan berbagai upaya termasuk berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait baik dari lembaga pemerintah maupun swasta.
Selain itu, salah satu langkah baru yang dilaksanakan Dinkes untuk penanganan stunting adalah dengan pemberian tambahan suplemen untuk mempercepat lagi tumbuh kembang anak.
Pemberian suplemen tersebut salah satu solusi untuk anak-anak stunting yang orang tuanya mengaku kesulitan memberikan anak mereka makan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun dipaksa, anak-anak yang dengan karakter tertentu ada yang tidak mau makan sama sekali kendati dalam jumlah sedikit.
Upaya pencegahan dari hulu dilakukan dengan edukasi kesehatan remaja dan penanganan ibu hamil, serta intervensi gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!