Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seorang Pendaki Gunung Kayu Satu Alami Hipotermia

📅 Senin, 22 Jun 2026, 16:10 WIB | Oleh:
Seorang Pendaki Gunung Kayu Satu Alami Hipotermia Doc: ANTARA/HO-Basarnas Ambon
Ket. Dua anggota Tim SAR gabungan mengevakuasi Muhammad Syafi'i Al Faruq Dahlan (18) yang mengalami hipotermia saat melakukan pendakian bersama rekan-rekannya dari Unpatti Ambon di kawasan Gunung Kayu Satu, Desa Batu Merah, Kota Ambon.

AMBON -- Tim SAR gabungan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku, berhasil mengevakuasi seorang pendaki yang mengalami hipotermia di Gunung Kayu Satu, Desa Batu Merah, Kota Ambon.

"Korban atas nama Muhammad Syafi'i Al Faruq Dahlan (18) berhasil dievakuasi dengan selamat oleh Tim SAR gabungan setelah dilaporkan mengalami hipotermia," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Mumamad Arafah, di Ambon, Minggu.

Proses evakuasi korban berjalan dengan lancar dan aman. Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam Kota Ambon.

"Kami terima informasi pada Minggu pagi sekitar pukul 05.30 WIT dari Niken Ratih. Dalam keterangan yang disampaikan, meminta bantuan evakuasi untuk korban yang mengalami hipotermia di Gunung Kayu Satu," ucapnya.

Selanjutnya tim dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan jarak kurang lebih 18 km dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon. Sekitar pukul 06.30 WIT tim tiba dan berkoordinasi dengan masyarakat setempat guna melakukan pendakian.

Korban kemudian berhasil ditemukan Tim SAR gabungan sekitar pukul 06.57 WIT dalam keadaan selamat dan selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Siloam.

Arafah mengatakan, pada Sabtu (20/6) sekitar pukul 22.40 WIT sebanyak tujuh mahasiswa Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon melakukan pendakian di Gunung Kayu Satu untuk berkemah.

Namun, sekitar pukul 05.30 WIT salah satu pendaki atas nama Mohammad Syafii Al Faruq Dahlan mengalami hipotermia dan membutuhkan bantuan SAR. Setelah dilaporkan dan dilaksanakan operasi SAR korban berhasil dievakuasi dengan selamat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.