Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI Serius Perangi Stunting! Bapanas Dorong Makan Sehat Tanpa Harus Mahal

📅 Minggu, 16 Nov 2025, 20:00 WIB | Oleh:
RI Serius Perangi Stunting! Bapanas Dorong Makan Sehat Tanpa Harus Mahal Doc: ANTARA/HO-Humas Bapanas
Ket. Dokumentasi - Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edhy (kiri).

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendorong pemenuhan pangan Beragam, Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) untuk memperkuat ketahanan pangan dan menurunkan angka stunting di Indonesia. 

Melalui pemanfaatan pangan lokal dan program pekarangan bergizi, Bapanas menargetkan setiap keluarga dapat mengakses makanan sehat tanpa biaya tinggi, sejalan dengan tren penurunan stunting yang terus membaik.

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan melalui pendekatan pangan B2SA, pihaknya berupaya memastikan masyarakat memiliki akses terhadap pangan bergizi seimbang, serta mampu memanfaatkan potensi pangan lokal yang melimpah di berbagai daerah.

“Kami mendukung dan berkomitmen dalam penurunan stunting, Bapanas mendorong melalui program B2SA. Anak-anak harus tumbuh sehat dan ibu hamil juga harus kuat perlu mengonsumsi makanan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman,” kata Sarwo sebagaimana keterangan di Jakarta, Minggu.

Adapun berbagai komoditas sumber daya pangan lokal di Indonesia sebagai sumber karbohidrat dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengganti nasi untuk mendukung diversifikasi pangan, seperti singkong, ubi jalar, jagung, sagu, talas dan komoditas lokal lainnya.

Selain memperkenalkan konsep B2SA sejak dini melalui kegiatan B2SA Goes to School agar siswa memahami pentingnya makan sehat, di masyarakat, lanjut Sarwo, Bapanas juga mengembangkan Rumah Pangan B2SA dan Desa B2SA.

"Agar setiap keluarga dapat menanam dan mengolah bahan pangan lokal bergizi tanpa harus mahal,” tambahnya.

Dia menekankan bahwa sinergi mendukung penurunan stunting di sektor pangan juga sejalan dengan program di sektor pertanian yang mendorong penanaman di pekarangan.

Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan kemandirian pangan harus dibangun dari semua aspek, termasuk di tingkat rumah tangga.

Menurut dia, dengan program pekarangan bergizi, dapat menyuplai kebutuhan kebutuhan gizi, seperti karbohidrat, protein, vitamin dan lainnya dari tanaman yang dibudidayakan sendiri.

"Jika pekarangan dikelola dengan baik, saya yakin setiap keluarga mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan bergizi," ujar Amran.

Adapun penurunan stunting menunjukkan kemajuan di mana prevalensi stunting turun dari 21,5 persen pada tahun 2023 menjadi 19,8 persen pada 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

23 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Luar Negeri
Yen Jepang Dekati Titik Ter...
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.