Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KNKT Mulai Investigasi Penyebab Kecelakaan Laut Kapal Tunu

📅 Jumat, 04 Jul 2025, 13:27 WIB | Oleh:
KNKT Mulai Investigasi Penyebab Kecelakaan Laut Kapal Tunu Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Ketua KNKT Soejanto Tjahjono usai konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/7).

BANYUWANGI - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT mulai melakukan investigasi terkait tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di lintasan Pelabuhan Ketapang (Banyuwangi) - Pelabuhan Gilimanuk (Bali).

KMP Tunu yang mengangkut sebanyak 53 orang penumpang dan 12 ABK/kru serta 22 unit kendaraan itu mengalami kecelakaan laut dan tenggelam di Selat Bali, pada Rabu (2/7) malam, sekitar pukul 23.35 WIB, setelah bertolak dari Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk pada pukul 22:56 WIB.

"Kami akan memulai investigasi dari kapal berangkat, karena saat hendak berlayar kapal mendapatkan surat persetujuan berlayar atau SPB (dari pihak berwenang)," kata Ketua KNKT Soejanto Tjahjono dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (4/7).

Investigasi terkait surat persetujuan berlayar atau SPB itu, katanya, penting untuk mengetahui apakah persyaratan mendapatkan SPB sudah terpenuhi atau tidak.

"Mulai dari kelaikan kapal, dokumen dan lainnya itu akan kami cari tahu dan mengumpulkan bukti-buktinya," ujar Soejanto Tjahjono.

Selain itu, lanjutnya, petugas dari KNKT juga akan investigasi terkait bagaimana pelaksanaan tanggap darurat ketika terjadi kecelakaan laut KMP Tunu Pratama Jaya.

"Ketika kapal sudah berangkat atau berlayar dan terjadi kecelakaan, di kapal itu sebenarnya sudah dilatih tanggap darurat, kami juga sudah mengumpulkan bukti-bukti video yang tersebar di media sosial," kata Soejanto.

Menurut dia, KNKT punya tugas melakukan investigasi untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan laut KMP Tunu Pratama Jaya di lintasan Ketapang-Gilimanuk pada Rabu (2/7) malam tersebut.

"Namun dalam operasi SAR ini kami saling membantu melakukan pencarian korban yang selamat maupun yang meninggal. Jadi apa yang dilakukan KNKT adalah menginput informasi dan koordinasi dengan tim SAR, dan setelah SAR selesai baru sepenuhnya kami melakukan investigasi lanjutan," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan menyerahkan sepenuhnya kepada KNKT untuk melakukan investigasi penyebab kecelakaan laut KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.

"Mengenai penyebab kecelakaan laut kami menyerahkan kepada KNKT sesuai tugasnya untuk melakukan investigasi," kata Menhub dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis malam. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.