Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Pamekasan Sediakan Anggaran untuk Sekolah Rakyat Sebesar Rp3 Miliar

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 23:25 WIB | Oleh:
Pemkab Pamekasan Sediakan Anggaran untuk Sekolah Rakyat Sebesar Rp3 Miliar Doc: Antara

Pamekasan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur  menyediakan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk memperbaiki bangunan yang hendak dijadikan gedung Sekolah Rakyat di daerah itu.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pamekasan Herman Hidayat Santoso di Pamekasan, Rabu, menjelaskan anggaran sebesar itu bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBD).

"Saat ini proses lelang proyek untuk perbaikan gedung yang akan digunakan Sekolah Rakyat tersebut sudah dilakukan," katanya.

Ia menjelaskan, gedung yang akan dijadikan Sekolah Rakyat itu, merupakan bekas Akademi Keperawatan (Akper) yang terletak di Jalan Jokotole Pamekasan dan saat ini tidak digunakan lagi.

Pemanfaatan bekas Akper Pamekasan untuk Sekolah Rakyat ini hanya sementara, karena pemkab masih mencari lahan yang lebih luas," katanya.

"Ada empat ruang yang perlu diperbaiki, yakni ruang belajar, kantor guru, asrama dan ruang wali," katanya.

Ia memperkirakan, perbaikan gedung bekas Akper itu akan mulai dibangun pada Agustus 2025, sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang dinaungi oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Tujuannya menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin, terutama miskin ekstrem.

Seluruh biaya pendidikan Sekolah Rakyat, mulai dari seragam, makan, asrama, peralatan sekolah, dan lainnya, akan ditanggung negara 100 persen atau gratis.

Program ini sebagai memuliakan masyarakat kurang mampu dan mendorong mereka untuk hidup lebih maju, sehingga dapat berperan signifikan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekolah Rakyat akan mencakup jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA dengan konsep sekolah berasrama (boarding school).

Kurikulum yang diterapkan akan mengacu pada standar pendidikan nasional (mata pelajaran formal). Dengan tambahan materi khusus yang menekankan penguatan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan keterampilan sesuai kebutuhan siswa dan lingkungan mereka.

Sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga yang termasuk dalam desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yang merupakan kelompok dengan kondisi ekonomi paling rentan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.