Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengapa Otak Manusia Bercahaya?

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 07:41 WIB | Oleh:

Selanjutnya, dia ingin melihat apakah intensitas emisi ini akan berubah tergantung pada jenis tugas kognitif yang dilakukan orang. Karena otak merupakan organ yang sangat mahal secara metabolik, ia beralasan bahwa intensitas UPE seharusnya meningkat ketika orang terlibat dalam tugas yang membutuhkan lebih banyak energi, seperti pemrosesan visual. Ini kira-kira yang terjadi pada neuron dalam cawan lebih banyak aktivitas saraf berarti lebih banyak emisi UPE.

Namun, sementara biofoton yang berasal dari kepala peserta dapat dengan mudah dibedakan dari tingkat foton latar belakang di ruangan, peningkatan aktivitas EEG di wilayah otak tertentu tidak menghasilkan tingkat biofoton yang lebih tinggi yang ditangkap oleh detektor terdekat. Jelas, ada yang berubah ketika Anda berpindah dari beberapa sel di cawan petri ke otak yang hidup.

“Mungkin [UPE] tidak terdeteksi oleh detektor kami karena bisa jadi mereka digunakan atau diserap atau disebarkan di dalam otak,” saran Murugan.

Namun, para peneliti menemukan bahwa perubahan pada sinyal UPE hanya terjadi saat partisipan mengubah tugas kognitif, seperti membuka atau menutup mata, yang menunjukkan adanya hubungan antara pemrosesan otak dan biofoton yang dipancarkannya. Hal ini membuat para peneliti memiliki lebih banyak pertanyaan daripada jawaban tentang apa yang dilakukan UPE ini di dalam otak.

“Saya pikir ini adalah pendekatan yang sangat menarik dan berpotensi menjadi terobosan [untuk mengukur aktivitas otak, meskipun] masih banyak ketidakpastian yang perlu dieksplorasi,” kata Michael Gramlich, seorang ahli biofisika di Universitas Auburn, yang tidak terlibat dalam penelitian baru tersebut.

“Pertanyaan penting yang harus dijawab,” katanya, adalah apakah “UPE merupakan mekanisme aktif untuk mengubah proses kognitif atau apakah UPE hanya memperkuat mekanisme kognisi yang lebih tradisional.”

Meskipun cahaya otak yang stabil tidak berperan dalam cara kerjanya, teknik pengukuran biofoton bersamaan dengan sinyal listrik yang disebut Murugan dan rekan-rekannya sebagai fotoensefalografi suatu hari nanti masih dapat menjadi cara yang berguna untuk mengukur kondisi otak secara noninvasif. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
Advertisement
Tentara AS dan Korsel Masuk Hutan Lampung, Dikirim Latihan Bertahan Hidup Ekstrem Bareng TNI

Tentara AS dan Korsel Masuk Hutan Lampung, Dikirim Latihan Bertahan Hidup Ekstrem Bareng TNI

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.