Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Banten Evakuasi 64 Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin

📅 Jumat, 03 Jul 2026, 06:57 WIB | Oleh:
Polda Banten Evakuasi 64 Warga Terdampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin Doc: antara foto
Ket. Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea

KABUPATEN TANGERANG - Kepolisian Daerah (Polda) Banten mengevakuasi 33 kepala keluarga (KK) dengan 64 jiwa yang terdampak asap kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, yang terjadi sejak Selasa (29/6).

"Kami juga telah mengevakuasi 33 Kepala Keluarga yang terdiri dari 64 jiwa terdampak ke hunian sementara yang layak agar mereka dapat tinggal dengan aman dan nyaman," ucap Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea dalam keterangan tertulis diterima di Tangerang, Kamis (2/7).

Ia mengatakan, pembantuan evakuasi melalui jajaran Polresta Tangerang seluruh warga yang terdampak langsung dipindahkan ke hunian sementara sebagai lokasi yang aman dari kebakaran TPA Jatiwaringin.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang untuk melakukan mitigasi dan penanganan kebakaran.

Kombes Maruli menambahkan bahwa Polda Banten telah menyiapkan personel Direktorat Samapta dan Satuan Brimob untuk membantu proses pemadaman kebakaran.

"Polda Banten juga telah menyiapkan personel Ditsamapta dan Satbrimob untuk membantu proses pemadaman kebakaran. Selain itu, kami juga menyiapkan alat pelindung diri berupa masker bagi seluruh personel yang bertugas," jelas dia.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus mengoptimalkan proses pemadaman kebakaran di TPA Jatiwaringin, Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, melalui penyiraman air dari udara dengan menggunakan helikopter water bombing.

"Kita terus mengoptimalkan pemadaman, nanti sore kedua helikopter akan melakukan penyiraman lagi. Jadi, itu upaya-upaya kita untuk menyelesaikan pemadaman di TPA Jatiwaringin," kata Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan.

Melalui operasi penyiraman air dari udara menggunakan helikopter pengebom air ini akan terus dimaksimalkan guna meminimalkan kobaran api yang masih tersebar di puncak tumpukan sampah tersebut.

"Water bombing baru aktif mulai kemarin. Itu pun belum maksimal hanya sampai 1 jam. Jadi, karena baru digeser, nanti kita maksimalkan," ucapnya.

Selain optimalisasi operasi pemadaman dari udara, BNPB bersama pemerintah daerah Kabupaten Tangerang saat ini juga tengah membuka jalur untuk memudahkan mobil pemadam kebakaran menerobos gunungan sampah hingga bisa mencapai titik api.

"Salah satunya upaya pembuatan jalan terobos, sehingga nanti kendaraan ataupun selang dari rekan-rekan pemadam kebakaran bisa masuk," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Luar Negeri
Inggris Impor Air dari Norw...
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.