Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Koperasi Merah Putih: Penajam Telusuri Potensi Ekonomi Desa dan Kelurahan

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 11:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Koperasi Merah Putih: Penajam Telusuri Potensi Ekonomi Desa dan Kelurahan Doc: Antara Foto
Ket. Gerbang Madani Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, mengajak pemerintah kelurahan dan desa menjajaki potensi di wilayah masing-masing untuk membentuk unit usaha Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di desa/kelurahan bersangkutan.

"Unit atau bidang usaha yang akan dijalani masing-masing Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dibahas lebih lanjut," ujar Kepala Dinas Kukmperindag Kabupaten Penajam Paser Utara Margono Hadisusanto ketika ditanya mengenai tindak lanjut setelah Koperasi Merah Putih terbentuk di Penajam, Rabu.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih didorong menjalani unit usaha sesuai potensi wilayah masing-masing, dan penyusunan rencana usaha melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan dan lainnya.

Setiap rencana usaha melibatkan banyak dinas, jelas dia, bisnis di sektor pertanian melibatkan Dinas Pertanian atau usaha klinik kesehatan melibatkan Dinas Kesehatan.

Jika pengurus koperasi telah memiliki satu jenis usaha yang dianggap cocok, lanjut dia, tim Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) turun melakukan verifikasi.

"Unit usaha Koperasi Merah Putih harus berdasarkan potensi yang dimiliki masing-masing desa atau kelurahan," tambahnya.

Sampah saat ini, telah terbentuk Koperasi Merah Putih di 54 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara, melalui musyawarah kelurahan dan desa bersangkutan.

"Sudah terbentuk 54 Koperasi Merah Putih sesuai jumlah desa/kelurahan yang ada, pengurus atau pengelola koperasi ditentukan lewat musyawarah desa atau kelurahan," katanya.

Setiap Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di desa/kelurahan bisa mengajukan pinjaman modal usaha ke bank maksimal Rp3 miliar, demikian Margono Hadisusanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.