Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Banten Usulkan Bojonegara Jadi Pelabuhan Ekspor Nasional

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 12:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Banten Usulkan Bojonegara Jadi Pelabuhan Ekspor Nasional Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Banten, Andra Soni, dan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten, Aim Nuraim Saleh, saat pertemuannya di Kota Serang, Banten, Selasa (1/7/2025).

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, mengusulkan Pelabuhan Bojonegara di Kabupaten Serang, Banten, dapat dikembangkan menjadi pelabuhan ekspor nasional.

Usulan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kontribusi ekspor Provinsi Banten secara langsung, yang selama ini masih tercatat melalui Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

"Banyak industri di Provinsi Banten beroperasi dan mengekspor dari Banten, tetapi pencatatannya masih melalui Tanjung Priok. Jadi tercatatnya ekspor Jakarta, bukan Banten," kata Andra dalam keterangannya di Kota Serang, Banten, Rabu (02/7).

Andra mengatakan hal tersebut dalam pertemuan bersama Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Banten Aim Nuraim Saleh, di Serang, Banten, Selasa (1/7).

Menurut Andra, Pelabuhan Bojonegara memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena memiliki kedalaman alami (natural draft) yang ideal bagi pelabuhan besar.

Ia menilai hal ini sejalan dengan visi pembangunan infrastruktur logistik nasional.

"Di Bojonegara kita punya pelabuhan. Bahkan Bung Karno telah menyiapkan Cilegon itu sebagai pelabuhan karena punya kedalaman natural. Ini sangat ideal untuk pelabuhan besar," ujarnya.

Ia berharap pemerintah pusat bisa melirik potensi ini, mengingat Tanjung Priok saat ini sudah padat dan menanggung beban logistik yang besar.

"Dengan kepadatan yang ada di Tanjung Priok, sudah saatnya melirik ke Provinsi Banten dengan segala potensinya," katanya.

Andra meyakini apabila ekspor dari industri di Banten tercatat langsung di wilayahnya, maka akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) serta kesejahteraan masyarakat.

"Insya Allah bila hal itu terjadi, tentu IPM kita akan meningkat dan kesejahteraan masyarakat Banten juga bisa meningkat," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga menyoroti pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk menggali potensi penerimaan daerah, termasuk optimalisasi pajak kendaraan bermotor serta pencatatan nomor pokok wajib pajak (NPWP) perusahaan yang beroperasi di Banten namun masih terdaftar di Jakarta.

Sementara itu, Aim menyatakan pihaknya siap bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk meningkatkan sinergi pengelolaan perpajakan dan mendorong potensi ekonomi daerah.

"Potensi ekonomi di wilayah Banten ini sangat besar. Karena itu, kami siap bersinergi dengan Pemprov Banten untuk menggali dan meningkatkan penerimaan pajak,"ujar Aim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Wisata
Taiwan Bidik Wisatawan Indo...
Daerah
Cegah Karhutla, BTN Bunaken...
Daerah
Respons Cepat Pemkot Denpas...
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.