Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Segera Surati 200 Negara Terkait Syarat Tarif Baru Perdagangan

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 01:05 WIB | Oleh:
Trump Segera Surati 200 Negara Terkait Syarat Tarif Baru Perdagangan Doc: istimewa
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam waktu dekat akan mengirimkan surat ke sekitar 200 negara terkait persyaratan tarif baru dan ketentuan perdagangan.

“Apa yang akan saya lakukan sebelum 9 (Juli) adalah mengirim surat ke semua negara ini,” kata Trump dalam wawancara dengan Fox News yang disiarkan pada Minggu (29/6).

AS telah menangguhkan tarif dagang tertentu untuk setiap negara, termasuk Uni Eropa, hingga 9 Juli. Dia memberi sinyal bahwa surat-surat itu akan menetapkan ketentuan baru perdagangan di pasar AS.

“Kami akan mengirim surat dan kami akan katakan: 'Bagi kami ini adalah suatu kehormatan besar, dan ini yang harus Anda lakukan untuk berdagang di Amerika Serikat... Semoga Anda beruntung,” kata Trump.

Trump juga mengungkapkan harapannya bahwa surat-surat tersebut dapat mengakhiri sengketa dagang dengan negara-negara lain.

Dia mengindikasikan bahwa AS juga akan mengevaluasi defisit perdagangan dan menilai bagaimana negara-negara lain memperlakukan AS sebelum menetapkan syarat-syarat khusus.

“Kami akan melihat bagaimana suatu negara memperlakukan kami. Apakah mereka baik? Apakah mereka tidak begitu baik. Untuk beberapa negara, kami tak peduli, kami hanya akan menetapkan tarif yang tinggi,” kata Trump.

Pada Jumat (27/6), dia mengumumkan bahwa pemerintahnya menghentikan negosiasi dengan Kanada terkait pajak layanan digital yang dikenakan terhadap perusahaan-perusahaan teknologi AS.

Trump membenarkan penangguhan itu selama wawancara dan menyebut kebijakan tersebut akan tetap diberlakukan “sampai mereka mencabut pajak tertentu.”

Dia juga menuduh Kanada mengenakan tarif hingga 400 persen kepada petani Amerika dan menyebut negara itu sangat sulit diajak kerja sama dan sangat keras.

“Ada hal-hal yang tidak kami sukai dan hal-hal di mana mereka mengambil keuntungan, dan mudah-mudahan kami akan baik-baik saja dengan Kanada,” kata Trump.

Dia menegaskan kembali keinginan AS untuk menjadikan Kanada negara bagian ke-51 dengan mengatakan bahwa negara itu “bergantung sepenuhnya” pada Amerika.

Serangan Langsung

Perdana Menteri (PM) Kanada Mark Carney pada akhir pekan lalu menyebut negosiasi dengan AS cukup kompleks, saat menanggapi pengumuman Presiden AS Donald Trump untuk menghentikan semua pembicaraan perdagangan dengan Kanada dan kemungkinan pemberlakuan tarif baru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.