Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Ancam Tarif Baru Usai Jepang Tolak Beras AS

📅 Selasa, 01 Jul 2025, 14:17 WIB | Oleh:
Trump Ancam Tarif Baru Usai Jepang Tolak Beras AS Doc: X - @TeamTrump

WASHINGTON DC - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, kembali mengancam akan memberlakukan tarif baru terhadap Jepang. Ancaman ini muncul karena Jepang menolak menerima ekspor beras asal AS, dilansir dari CNA.

Ancaman ini disampaikan Trump, Senin (30/6), melalui media sosial Truth Social. Hal ini terjadi hanya beberapa hari sebelum tenggat dimulainya kembali tarif tinggi untuk puluhan mitra dagang Amerika, termasuk Jepang.

Dalam unggahannya, Trump menyatakan bahwa Jepang tengah mengalami kekurangan beras, namun tetap enggan menerima beras dari AS. Ia mengatakan, akan segera mengirim surat berisi tarif baru kepada Jepang.

Meski demikian, Trump menegaskan bahwa AS tetap menghargai Jepang sebagai mitra dagang yang telah lama menjalin hubungan dengan negaranya. Sebelumnya, ia menyampaikan rencana untuk memberi tahu negara-negara mitra mengenai tarif sepihak AS melalui surat yang menjelaskan “apa kesepakatannya”.

Sementara itu, penasihat ekonomi utama Trump secara terpisah mengisyaratkan adanya kesepakatan dagang yang sedang difinalisasi. Kesepakatan tersebut rencananya akan diumumkan dalam beberapa hari ke depan.

Menurut data dari asosiasi industri beras AS, Jepang merupakan pasar ekspor beras giling terbesar kedua bagi AS berdasarkan volume. Pada bulan April lalu, Trump telah menerapkan tarif sebesar 10 persen untuk sebagian besar barang impor dari mitra dagang AS.

Namun, tarif yang lebih tinggi terhadap puluhan negara sempat ditunda guna memberikan ruang negosiasi. Penundaan tersebut akan berakhir pada 9 Juli, dan tarif tinggi akan diberlakukan minggu depan jika kesepakatan tidak tercapai.

Ancaman tarif terhadap Jepang dan mitra dagang lainnya menunjukkan strategi tekanan yang terus dilancarkan pemerintahan Trump. Tujuannya adalah untuk memaksa negara-negara lain membuka akses pasar bagi produk-produk Amerika Serikat. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Jeritan dari Lebanon: 1,4 J...
Luar Negeri
Campak Menggila di AS hingg...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

OJK Sebut Ada 8 Pinjol yang Masuk Pengawasan Khusus

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.